
Penyerang Timnas Indonesia Ramadhan Sananta membagikan pengalaman saat terlibat pada konten TikTok Teach. (Istimewa)
JawaPos.com–Penyerang Timnas Indonesia Ramadhan Sananta membagikan pandangan dan pengalamannya saat terlibat pada konten TikTok Teach. Serial eksklusif terbaru yang menyatukan dunia sepak bola dan kreativitas, hasil kolaborasi TikTok Indonesia dan Timnas Indonesia.
Serial ini menyajikan perpaduan unik antara pemain Garuda yang menjalani aktivitas lain di luar sepak bola dengan bersama para kreator TikTok ternama. TikTok Teach resmi memasuki Season 2 pada Sabtu (22/2), setelah pada Season 1 ada 5 episode yang menyita perhatian pengguna TikTok.
Pada Season 2, Ramadhan Sananta jadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang terlibat pada TikTok Teach bersama Rizky Ridho dan Shafira Ika. Penyerang yang membela klub Persis Solo itu pun mengakui hasil kolaborasi Timnas Indonesia dan TikTok Indonesia itu meningkatkan produktivitas.
Pada TikTok Teach Season 2, dia masuk dalam episode 2 yang menjalani kegiatan renang bersama Timotius Mulyadi atau Timboi selaku kreator renang.
”Ini kolaborasi yang luar biasa. Karena lewat TikTok kerja sama dengan Timnas Indonesia membuat kami pemain jadi bukan cuma bermain bola saja, tapi bisa mencoba hal lain,” kata Sananta.
”Seperti saya kemarin renang, jujur itu agenda yang seru. Dengan adanya TikTok Teach juga membuat saya bisa lebih produktif saat ada waktu luang,” imbuh dia.
”Karena ada kegiatan menarik yang bisa dilakukan dan bisa bertemu dengan orang-orang baru yang secara pribadi saya menyukainya,” tutur pemain berusia 22 tahun itu.
Adapun pada acara Ngobrol Bareng TikTok dan Timnas Indonesia di Creator House TikTok, Jakarta, hadir perwakilan kedua pihak. Publisher Partnership Lead TikTok Indonesia Tika Primandari menjelaskan, terkait kerja sama dengan Timnas Indonesia hingga TikTok Teach lanjut ke Season 2.
”Menurut data internal kami, konten sport paling banyak dicari di TikTok Indonesia, yang lebih spesifik lagi sepak bola. Soal Timnas Indonesia juga banyak dicari, apalagi kalau lagi tanding,” ucap Tika Primandari.
”Dari situ dibicarakan dengan pihak Timnas Indonesia dan akhir kami berkolaborasi. Harapannya TikTok Teach bisa menginspirasi, jadi sejalan dengan Timnas Indonesia yang ingin mengedukasi,” sambung dia.
”Untuk TikTok Teach Season 1 ada lima episode dan total mencapai 48 juta penonton, ada satu-dua video yang mencapai dua juta penonton. Karena itu lanjut Season 2,” terang Tika.
Sementara itu dari pihak Timnas Indonesia ada Direktur PT Garuda Sepak bola Indonesia (GSI) Marshal Masita, turut memaparkan soal kolaborasi dengan TikTok Indonesia.
”Ini sejalan, waktu TikTok ngobrol dengan kami, kami sangat excited. Dari awal kami mengola komersial di PSSI, kami sadar betul untuk mengelola Media Sosial,” ucap Marshal Masita.
”Yang pertama untuk menularkan suporter untuk berolahraga. Yang kedua edukasi. Makanya saat TikTok datang untuk kolaborasi, untuk mencoba hal lain di luar sepak bola, itu sangat kami sambut baik,” ungkap dia.
”Karena TikTok Teach ini seperti perwujudan nyatanya. Konten-konten ini juga bisa lebih mendekatkan kami dengan fans,” tambah Marshal Masita.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
