PERCAYA DIRI TINGGI: Flavio Silva yakin bisa kembali mempersembahkan gol untuk Persebaya Surabaya. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menelan kekalahan menyakitkan saat bertemu Dewa United pada lanjutan pekan ke-24 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga yang digelar Jumat (21/2/2025) malam itu berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu.
Kekalahan ini menjadi sorotan tajam terhadap lini serang Green Force yang kembali gagal menunjukkan ketajaman. Dua gol Dewa United yang dicetak Alexis Messidoro dan Alex Martins seakan menunjukkan betapa produktifnya lini depan lawan.
Usai pertandingan, pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster terang-terangan mengeluhkan kualitas lini serangnya. Ia menyoroti absennya sosok striker tajam yang bisa menjadi pembeda di laga-laga besar.
“Soal tim di papan atas, setiap tim ingin mencetak gol, tapi kami tak punya top skor di tim, dan kami akan bekerja keras untuk mencetak gol,” kata Munster dengan nada kecewa.
“Tapi kami ada Rashid dengan 6 golnya, tapi kami tak punya killer striker, dan Malik Risaldi cedera hari ini, kami mencoba menurunkan Rizky Dwi, dan kamu tahu Rizky Dwi berasal dari Liga 2, dan inilah pemain yang saya punya yang bisa saya mainkan.”
Pernyataan tersebut secara tidak langsung menjadi sindiran bagi dua penyerang Persebaya Surabaya, Flavio Silva dan Dejan Tumbas. Kedua pemain yang didatangkan dengan ekspektasi tinggi justru tampil jauh di bawah harapan.
“Tapi sama saja, kita harus tetap bekerja keras, tapi ketika menghadapi pertandingan besar, kami butuh pemain yang bisa mengubah situasi dengan satu atau dua peluang yang bisa menjadi gol,” imbuh Munster.
Flavio Silva yang diboyong dari Persik Kediri dengan status runner-up top skor musim lalu gagal menunjukkan ketajamannya di Persebaya Surabaya. Dari 23 pertandingan yang telah dimainkan, Flavio baru mencetak 6 gol.
Parahnya, pemain asal Portugal itu sudah tumpul selama 9 pertandingan terakhir bersama Persebaya Surabaya. Padahal, ia sempat digadang-gadang menjadi solusi lini depan Green Force.
Statistik Flavio Silva pun menunjukkan ketidakefektifan di lini depan. Dengan total 58 percobaan tembakan, ia hanya mampu mengkonversinya menjadi 6 gol.
Rasio Expected Goals (xG) Flavio yang mencapai 6,70 juga memperlihatkan peluang-peluang emas yang terbuang. Akurasi umpannya pun hanya berada di angka 77 persen.
Selain itu, Flavio belum menyumbang satu pun assist sepanjang musim ini. Dengan torehan 13 keypass, kontribusinya dalam membangun serangan juga terbilang minim.
Disiplin Flavio pun menjadi catatan dengan koleksi 4 kartu kuning. Meski demikian, ia cukup sering menjadi sasaran pelanggaran lawan dengan 34 kali dilanggar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
