Wasit Nendi Rohaendi jadi sasaran kekesalan M. Tahir saat PSBS Biak kalah dari Persebaya Surabaya. (LIB)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan 1-0 atas PSBS Biak dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo. Pertandingan ini berlangsung sengit dengan beberapa keputusan kontroversial dari wasit Nendi Rohaendi.
Sejak menit pertama, Bruno Moreira langsung mencoba menekan pertahanan PSBS Biak. Persebaya Surabaya mendapatkan peluang emas di menit ke-13 lewat umpan silang Catur Pamungkas yang sayangnya gagal dimanfaatkan Malik Risaldi.
Flavio Silva hampir membuka keunggulan dua menit kemudian dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, kiper PSBS Biak, John Pigai, dengan sigap menangkap bola dan menggagalkan peluang tersebut.
Kedua tim sama-sama bermain agresif dengan pertahanan solid yang sulit ditembus. Green Force terus mencoba berbagai variasi serangan, termasuk melalui tembakan keras Malik Risaldi dari luar kotak penalti di menit ke-35 yang kembali ditepis Pigai.
PSBS Biak tidak tinggal diam dan mencoba memanfaatkan serangan balik cepat. Menjelang akhir babak pertama, Pablo Arganaraz melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti, tetapi Ernando Ari berhasil mengamankan bola.
Hingga turun minum, tidak ada gol yang tercipta meskipun kedua tim terus saling menyerang. Babak kedua dimulai dengan permainan agresif Persebaya Surabaya yang langsung mendapatkan dua peluang beruntun dalam delapan menit pertama.
Peluang pertama datang dari Dejan Tumbas yang melepaskan tendangan keras, namun kembali bisa diamankan oleh Pigai. Gol akhirnya tercipta di menit ke-55 saat Bruno Moreira melepaskan tendangan akurat ke pojok gawang PSBS Biak.
Keunggulan 1-0 membuat Persebaya Surabaya semakin percaya diri untuk terus menekan. Menit ke-63, Flavio Silva sukses melewati satu pemain dan mengirim umpan cutback, tetapi Malik Risaldi gagal memaksimalkan peluang tersebut.
Untuk menjaga keseimbangan tim, asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, memasukkan Ardi Idrus dan Oktavianus Fernando. Kedua pemain menggantikan Mikael Tata dan Andre Oktaviansyah untuk menyegarkan lini tengah.
PSBS Biak mencoba membalas lewat umpan silang Jeam Kelly dari sisi kiri pertahanan Persebaya Surabaya. Namun, penyelesaian akhir dari Alexsandro Dos Santos masih jauh dari harapan sehingga tidak ada gol tambahan.
Persebaya Surabaya akhirnya mengunci kemenangan 1-0 dan naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan koleksi 41 poin. Sementara itu, PSBS Biak masih berusaha keluar dari papan bawah dengan hasil kurang memuaskan.
Di sisi lain, wasit Nendi Rohaendi menjadi sorotan setelah laga ini. M. Tahir dari PSBS Biak menilai ada banyak keputusan kontroversial yang merugikan timnya.
Tahir mengungkapkan banyak pelanggaran yang seharusnya bisa menguntungkan timnya tetapi justru tidak diberikan wasit. Salah satunya adalah insiden yang menurutnya bisa berujung gol jika wasit meniup peluit dengan lebih tepat.
“Selamat buat Persebaya, banyak kontroversi dari wasit yang kita sayangkan dengan pelanggaran-pelanggaran yang sering diberikan di pertandingan,” ujar M. Tahir usai pertandingan, Sabtu (16/2/2025).

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
