Hansamu Yama bersama Persija Jakarta. Ia bisa menjadi solusi keroposnya lini pertahanan Persebaya Surabaya. (Media Persija)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya masih menghadapi tantangan serius dalam memperbaiki lini pertahanan mereka. Musim ini, pertahanan Green Force belum menunjukkan performa yang stabil meskipun telah melakukan beberapa perubahan.
Sejumlah bek telah dipertahankan untuk kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025, termasuk Kadek Raditya, Riswan Lauhin, dan Mikael Alfredo Tata. Namun, celah di lini belakang masih terlihat dan menjadi masalah yang belum terselesaikan sepenuhnya.
Kehadiran Mikael Tata yang kembali setelah membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 diharapkan memperkuat barisan pertahanan. Sayangnya, inkonsistensi dalam skema pertahanan Persebaya Surabaya masih menjadi sorotan hingga pertengahan musim.
Salah satu solusi yang layak dipertimbangkan adalah memulangkan Hansamu Yama Pranata ke Persebaya Surabaya. Bek asal Mojokerto ini pernah menjadi andalan Green Force dan memberikan kontribusi besar selama dua musim, dari 2018 hingga 2020.
Hansamu Yama dikenal sebagai bek tangguh yang tak ragu berduel dengan penyerang lawan, baik pemain lokal maupun asing. Ia menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Persebaya Surabaya dan memiliki pengalaman bertanding di level tertinggi.
Selama dua musim berseragam hijau, Hansamu mencatatkan 31 pertandingan dengan total 2.730 menit bermain di semua kompetisi. Selain solid dalam bertahan, ia juga menyumbangkan tiga gol dan satu assist, menunjukkan kemampuannya dalam situasi bola mati.
Hansamu juga memiliki kedekatan emosional dengan Bonek yang selalu mendukungnya ketika membela Persebaya Surabaya. Kehadirannya memberikan ketenangan di lini belakang, sekaligus menjadi figur pemimpin di dalam tim.
Setelah meninggalkan Persebaya Surabaya, Hansamu bergabung dengan Bhayangkara FC untuk musim 2021/2022. Tak lama kemudian, ia hijrah ke Persija Jakarta pada musim 2022/2023 untuk mencari tantangan baru.
Sayangnya, perjalanan Hansamu di Persija tidak berjalan mulus karena ia mengalami cedera lutut serius pada Februari 2024. Cedera itu membuatnya harus menepi cukup lama hingga paruh musim Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Hansamu akhirnya kembali merumput pada Desember 2024 saat Persija menghadapi Borneo FC di Stadion Pakansari. Ia hanya bermain selama delapan menit dalam laga tersebut, tetapi menjadi momen penting setelah absen panjang.
Di Liga 1 Indonesia 2024/2025, Hansamu sudah tampil dalam enam pertandingan dengan total 306 menit bermain bersama Persija Jakarta. Meskipun belum kembali ke performa terbaiknya, ia tetap menunjukkan kemampuannya dalam bertahan.
Hansamu mencatatkan satu kartu kuning serta beberapa statistik yang cukup baik seperti 15 tekel, 10 intersep, dan 6 sapuan dalam pertandingan yang ia jalani. Akurasi umpannya juga mencapai 95%, membuktikan ia masih memiliki kualitas sebagai bek tengah yang baik.
Kini, masa depan Hansamu di Persija Jakarta mulai dipertanyakan karena kontraknya akan berakhir pada 31 Mei 2025. Jika tidak diperpanjang, ia akan berstatus bebas transfer dan bisa bergabung dengan klub lain.
Situasi ini bisa menjadi peluang emas bagi Persebaya Surabaya untuk memulangkannya demi memperbaiki lini belakang yang masih keropos. Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki, Hansamu bisa menjadi solusi praktis untuk musim depan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
