Pemain PSIS Semarang menjalani latihan ringan sebelum menghadapi tuan rumah PSBS Biak di Stadion Lukas Enembe. (LIB)
JawaPos.com - PSIS Semarang akan menjalani laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2024/2025 melawan Persib Bandung di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, pada Minggu (9/2/2025) malam. PSIS memutuskan untuk kembali menggelar laga tanpa kehadiran penonton. Keputusan ini diambil demi faktor keamanan setelah adanya koordinasi dengan pihak kepolisian.
Ketua panitia pelaksana PSIS, Agung Buwono, mengonfirmasi keputusan tersebut. "Pertandingan menghadapi Persib akan digelar tanpa penonton karena faktor keamanan setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keamanan," ujar Agung pada Kamis (6/2/).
Meski demikian, ia mengimbau kepada suporter untuk tetap menyaksikan pertandingan melalui siaran langsung di layar kaca. Sebelumnya, PSIS juga memutuskan untuk menggelar pertandingan melawan Dewa United pada pekan ke-21 tanpa penonton. Keputusan ini didorong oleh faktor penghematan biaya sekitar Rp 180 juta.
Laga yang digelar pada Senin (3/2) tersebut tidak menjual tiket untuk suporter demi mengurangi pengeluaran klub. Namun, keputusan ini tidak berjalan mulus, karena PSIS harus menelan kekalahan telak 1-4 dari Dewa United meskipun sempat unggul lebih dulu.
Kekalahan tersebut membuat PSIS terjerembab di posisi ke-13 dengan raihan 21 poin. Posisi mereka semakin tertekan, apalagi dengan keputusan-keputusan kontroversial yang membuat para suporter semakin kecewa.
Di media sosial, banyak suporter yang mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap kebijakan yang diambil oleh manajemen PSIS. Beberapa di antaranya merasa geram dengan keputusan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton, terutama dalam laga yang seharusnya menjadi tontonan seru melawan tim besar seperti Persib Bandung.
"Abis main tanpa penonton, besok main tanpa pemain ya!" ujar @hanii.frsy dengan nada satir.
“Makin kesini, makin kesana,” tulis @nrfz_ di media sosial lain.
“Padahal big match, potensi rame lho,” keluh warganet lainnya,@adklofndr.
Keputusan PSIS untuk menghemat biaya melalui pertandingan tanpa penonton memang dimaksudkan untuk mengurangi pengeluaran klub, tetapi kenyataannya justru menambah beban di sisi lain, baik beban dari segi hasil pertandingan maupun beban komunikasi publik.
Dengan kondisi ini, PSIS harus segera menemukan solusi yang lebih bijak agar tim tetap bisa tampil kompetitif di Liga 1, sekaligus menjaga hubungan baik dengan suporter yang selama ini setia mendukung tim.
Poster pengumuman PSIS vs Persib Bandung. (Dok. PSIS)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
