Malik Risaldi jadi salah satu pemain lokal milik Persebaya Surabaya paling moncer di putaran pertama Liga 1. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan menghadapi tantangan berat saat bertamu ke markas Persis Solo dalam laga pekan ke-22 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta, pada Jumat (7/2/2025) nanti akan menjadi laga krusial bagi Green Force yang tengah berusaha keluar dari tren negatif.
Di pertemuan pertama musim ini, Persebaya Surabaya berhasil menaklukkan Persis dengan skor 2-1 di Gelora Bung Tomo. Malik Risaldi menjadi aktor utama kemenangan setelah mencetak dua gol yang membawa Green Force bangkit dari ketertinggalan dan memastikan tiga poin berharga.
Kini, winger berusia 28 tahun itu kembali berpotensi menjadi momok bagi pertahanan Laskar Sambernyawa. Dengan kecepatan, kelincahan, dan naluri golnya yang tajam, Malik diharapkan mampu membawa Persebaya Surabaya kembali ke jalur kemenangan.
Musim ini, Malik telah mencatatkan tiga gol dan tiga assist dalam 16 penampilannya bersama Persebaya Surabaya. Kontribusinya dalam skema permainan Paul Munster sangat krusial, terutama dalam membongkar pertahanan lawan.
Statistik menunjukkan Malik bukan hanya seorang pencetak gol, tetapi juga kreator serangan yang andal. Ia telah menciptakan sembilan umpan kunci, melepaskan 23 tembakan, serta memiliki akurasi umpan mencapai 80 persen.
Selain itu, ia juga aktif dalam membantu pertahanan dengan torehan 27 tekel, 12 intersep, serta dua sapuan. Kemampuan bertahannya yang cukup baik membuatnya menjadi pemain yang serba bisa di sisi sayap Persebaya Surabaya.
Ketajaman Malik di lini depan tentu sangat dibutuhkan Persebaya Surabaya yang sedang mengalami krisis gol. Dalam lima pertandingan terakhir, tim hanya mampu mencetak dua gol, yang satu berasal dari penalti dan yang lain merupakan hasil bunuh diri lawan.
Tumpulnya lini serang ini menjadi perhatian utama Paul Munster dalam beberapa pekan terakhir. Sang pelatih menegaskan Persebaya Surabaya harus segera menemukan cara untuk mencetak gol, apa pun bentuknya, demi menjaga peluang bersaing di papan atas.
"Kami ingin semua pemain tampil maksimal. Jika tim gagal menciptakan peluang, itu yang berbahaya," ujar Munster.
"Kami tidak peduli bagaimana cara kami mencetak gol, yang penting gol itu ada. Jika ada tuntutan negatif dari suporter, saya menghormatinya," tambahnya.
Tekanan dari suporter semakin besar setelah Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Padahal, di awal musim, mereka sempat menunjukkan performa solid dengan lini pertahanan yang sulit ditembus lawan.
Kehilangan banyak poin dalam beberapa pekan terakhir membuat Persebaya Surabaya mulai tertinggal dalam perburuan gelar. Kini, kemenangan melawan Persis menjadi harga mati agar peluang menjuarai Liga 1 tetap terjaga.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
