Gustavo Almeida. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Gustavo Almeida menyampaikan pesan penting untuk the Jakmania setelah Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Dia menegaskan bahwa segenap penggawa Macan Kemayoran -julukan Persija- akan mengerankan segalanya untuk juara.
Persija Jakarta dapat hasil negatif saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-21 Liga 1 2024/2025. Berstatus sebagai tuan rumah dan tampil di hadapan Jakmania, Macan Kemayoran tak mampu meraih kemenangan.
Pasukan Carlos Pena ditahan imbang 2-2 oleh PSBS Biak di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (2/2) malam WIB. Dua gol Macan Kemayoran dicatatkan atas nama Gustavo (20') dan Rayhan Hannan (68'), sementara gol tim tamu dicetak oleh Julian Velazquez (26') dan Tatsuya Matsunaga (62').
Untuk Persija, hasil imbang terasa kalah. Pasalnya, Macan Kemayoran dalam pertandingan itu sebenarnya sempat unggul jumlah pemain karena tim tamu tampil dengan 10 orang sejak babak pertama. Tepatnya dari menit ke-34 setelah Julian Velazquez terkena kartu merah langsung akibat melakukan tekel dua kaki.
Persija Jakarta sebenarnya nyaris meraih kemenangan atas PSBS Biak. Itu setelah Rayhan Hannan mencetak gol keduanya saat injury time atau tambahan waktu babak kedua jelang laga berakhir.
Namun, gol Hannan itu mendadak dianulir. Candra selaku wasit yang memimpin pertandingan menganggap ada pelanggaran lebih dulu yang dilakukan oleh Gustavo Almeida terhadap kiper PSBS Biak, John Pigai.
Wasit kemudian melakukan pengecekan ulang kejadian lewat Video Assistant Refereee (VAR). Tapi hasilnya tak berubah dan Persija Jakarta gagal mencetak gol kemenangan atas PSBS Biak di menit akhir.
Gustavo yang dianggap wasit melakukan pelanggaran pun sangat kecewa. Dia mempertanyakan keputusan pengadil lapangan Candra. "Kita harus meninjau beberapa detail untuk meningkatkan liga, apakah level liga Indonesia bisa naik level hanya dengan pemain bagus? Wasit yang buruk seperti itu dalam pertandingan sepenting ini tidak bisa diterima," katanyaGustavo dalam Instagram pribadinya.
"Saya tidak mengatakan bahwa kami tidak menang hari ini karena hal itu, namun hal itu berdampak besar pada permainan, sangat sangat buruk. Anda melihat perbedaan dalam permainan ketika wasit asing datang untuk menjadi wasit permainan dan kualitas permainannya," jelas Gustavo menambahkan.
Lebih lanjut, Gustavo Almeida mengatakan bahwa hasil melawan PSBS Biak memang mengecewakan. Tapi dia meminta seluruh suporter dan penggemar tak berkecil hati.
Gustavo menyatakan bahwa Liga 1 Indonesia 2024/2025 masih panjang dan Persija Jakarta akan melakukan yang terbaik untuk jadi juara. Apalagi, peluang menjadi yang terbaik masih terbuka.
"Kepada fans kami, hari ini bukanlah hasil yang kami inginkan. Masih ada 14 pertandingan tersisa dan kami akan memberikan segalanya untuk menjadi juara," ucap Gustavo.
"Terima kasih telah mendukung tim kami, bersama sama kami lebih kuat. saya tidak akan pernah menyerah," tambahnya.
Saat ini, Persija Jakarta berada di posisi kedua dengan 39 poin. Macan Kemayoran menggusur Persebaya Surabaya, yang kini mengekor di urutan tiga dengan 38 poin. Persija kini terpaut tujuh angka dari Persib Bandung, selaku pemuncak klasemen dengan 46 poin.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
