Kim Do-hoon usai mengantarkan Ulsan Hyundai FC raih gelar Liga Champions AFC 2020 bisa jadi opsi menarik Persebaya Surabaya. (Dok. AFC)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kini berada dalam situasi sulit usai rentetan hasil buruk di putaran kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025. Desakan dari Bonek untuk perubahan di kursi kepelatihan semakin kuat seiring performa tim yang terus menurun.
Nama Paul Munster sebagai pelatih kepala mulai goyah setelah gagal membawa tim tampil konsisten. Posisi Persebaya Surabaya di klasemen pun tak kunjung membaik, membuat manajemen harus berpikir cepat mencari solusi.
Di tengah ketidakpastian ini, muncul nama Kim Do-hoon sebagai calon pengganti potensial. Pelatih asal Korea Selatan itu memiliki rekam jejak cemerlang di Asia, terutama saat menangani klub-klub top di negaranya dan Singapura.
Kim Do-hoon bukan nama asing di dunia sepak bola Asia. Lahir di Tongyeong, Gyeongnam, pada 21 Juli 1970, ia telah menorehkan banyak prestasi sebagai pelatih.
Karier kepelatihannya dimulai sejak 2005 sebagai asisten pelatih di Seongnam Ilhwa. Selama lebih dari tujuh tahun, ia mengasah kemampuannya hingga menjadi salah satu pelatih yang diperhitungkan di Korea Selatan.
Setelah itu, ia melanjutkan karier sebagai asisten pelatih di Gangwon FC dan Timnas Korea Selatan U-20. Pengalamannya dalam membina pemain muda membuatnya semakin matang dalam meracik strategi.
Kesempatan menjadi pelatih kepala datang ketika ia dipercaya menangani Incheon United pada 2015. Meski hanya dua tahun, ia berhasil menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih yang disiplin dan berorientasi pada kemenangan.
Puncak kariernya terjadi saat melatih Ulsan Hyundai sejak 2016. Bersama klub raksasa Korea Selatan itu, Kim Do-hoon sukses mempersembahkan gelar bergengsi.
Salah satu pencapaian terbaiknya adalah membawa Ulsan Hyundai menjuarai South Korean Cup. Ia juga berhasil membawa timnya bersaing di level Asia dan memenangkan AFC Champions League.
Setelah empat musim bersama Ulsan Hyundai, ia memutuskan menerima tantangan baru di luar Korea Selatan. Pada 2021, Kim Do-hoon direkrut LC Sailors, salah satu klub elite di Liga Singapura.
Di Singapura, ia kembali menunjukkan sentuhan magisnya. Ia membawa LC Sailors meraih gelar juara Singapore Super Cup dan menjadi tim terbaik di kompetisi domestik.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
