Sosok Andik Vermansah saat menjalani debut bersama Persebaya Surabaya (Sidiq Prasetyo/Jawa Pos)
JawaPos.com – “Hanya Persebaya yang ada di pikiran saya," ujar Andik Vermansah di kantor redaksi Jawa Pos, Surabaya, 2017 silam.
Sosok Andik akan selalu jadi topik hangat di kalangan Bonek, pecinta klub Persebaya Surabaya. Terlebih, kapten Persiraja Banda Aceh itu memang Arek Suroboyo asli.
Kala itu, di tahun 2017, mantan pemain Timnas Indonesia itu sedang memperkuat Selangor FA di Liga Malaysia. Andik menjadi pemain asing yang banyak diperbincangkan dan di elu-elukan.
Dalam sesi wawancara dengan Jawa Pos pada 2017 silam itu, Andik menyampaikan bahwa hatinya hanya tertuju pada Persebaya Surabaya.
Momen ini menjadi flashback mengenang kembali romansa yang hampir terjalin antara Andik dan Persebaya.
Saat itu, Andik mengungkapkan bahwa ia harus kembali ke Selangor FA pada 21 Januari. Kompetisi di Malaysia akan segera dimulai. Namun, cedera ACL yang dideritanya pada final Piala AFF 2016 masih membekas. Meski harus menjalani pemulihan, Andik tetap merasa bersyukur. Ia bisa meluangkan waktu lebih banyak bersama keluarganya.
"Saya lahir dan besar di Indonesia. Di sinilah nanti tempat saya kembali," kata Andik. Ia menegaskan bahwa Persebaya adalah satu-satunya klub di Indonesia yang ada di pikirannya.
Andik Vermansyah (duduk, dua dari kiri) bersama awak redaksi Jawa Pos di Surabaya.
Namun, hingga 8 tahun setelah kalimat itu terlontar, romansa ini tak kunjung menjadi nyata. Pada tahun 2017, Persebaya Surabaya menawarkan kontrak senilai Rp 5 miliar untuk tiga musim kepada Andik Vermansah.
Hal itu disampaikan Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Gelora Bung Tomo pada 24 Januari 2018. "Kalau saya tidak membalas angka, ya saya membalas. Pesannya saya balas. Kalau ketemu, kami bisa bicarakan secara privat."
Meskipun negosiasi sempat mengalami kendala, Azrul menegaskan bahwa Persebaya Surabaya tetap terbuka. Mereka melanjutkan pembicaraan dengan Andik saat itu.
"Ini bukan melulu soal angka. Kami (Persebaya dan Andik) pernah sepakat Rp 5 miliar untuk tiga musim saat Mas Andik masih cedera. Silakan tanya ke Mas Candra (Candra Wahyudi, direktur tim Persebaya di Liga 2 2017)," ujar Azrul. Ia mengungkapkan kesepakatan yang hampir tercapai namun terkendala kontrak Andik di Selangor FA.
Andik, yang kala itu masih terikat kontrak dengan Selangor FA, bahkan mengakui. Ia menyatakan bahwa Persebaya adalah pilihan pertama dalam pikirannya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
