Selebrasi Pesepak bola Timnas Indonesia Marselino Ferdinan usai membobol membobol gawang Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2
JawaPos.com - “Bagi masyarakat Indonesia, sepak bola adalah kehidupan. Sama seperti Brasil, orang-orang di sana sangat gila bola."
Dengan mata berbinar, Marselino Ferdinan menggambarkan kecintaan bangsa Indonesia pada sepak bola. Ia memberikan metafora suporter Garuda selayaknya Torcedor de Samba, julukan suporter Brasil, saat diwawancarai federasi sepak bola dunia, FIFA (22/1).
Eks wonderkid Persebaya Surabaya ini mencatat sejarah baru bagi sepak bola Indonesia usai mencetak dua gol indah melawan Arab Saudi dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, November 2024 silam.
Kemenangan 2-0 itu tak hanya membawa harapan baru bagi Garuda, tetapi juga menjadikan Marceng, sapaan Marselino, sebagai pahlawan baru yang dielu-elukan rakyat Indonesia. Sebagai salah satu talenta paling menjanjikan, perjalanan Marselino Ferdinan tak lepas dari tantangan dan perjuangan.
Kini ia tak hanya berjuang untuk Indonesia, tetapi juga mengembangkan kariernya di level klub bersama Oxford United di Inggris. Dalam wawancaranya itu, Marselino berbagi kisah inspiratif tentang kecintaannya pada sepak bola, pengalamannya di Eropa, serta impiannya membawa Indonesia kembali ke panggung sepak bola dunia.
Momen Bersejarah Melawan Arab Saudi
Marselino mengaku kedua gol golnya dalam pertandingan tersebut adalah salah satu momen terbaik dalam hidupnya. Saking bersejarahnya, jersey Timnas Indonesia yang dipakai Lino saat mencetak gol dan melakukan selebrasi ikonik kontra Arab Saudi laku dengan nominal Rp 100.927.000 saat dilelang oleh Surabaya Jersey Community.
“Orang tua dan saudara-saudara saya ada di stadion malam itu. Mereka menangis bahagia melihat saya mencetak gol,” ungkapnya penuh emosi. Selebrasinya yang unik, duduk santai di pinggir lapangan setelah gol kedua, menjadi simbol dari keyakinannya untuk terus melangkah maju.
Tantangan di Oxford United
Marselino bergabung dengan Oxford United pada Agustus 2024. Meski sempat kesulitan mendapatkan menit bermain, ia tetap bersemangat dan bekerja keras di setiap sesi latihan.
“Saya merasa diberkati ketika akhirnya menjalani debut saya di Piala FA. Adaptasi di Inggris tidak mudah, tetapi dukungan dari keluarga dan teman-teman di klub membuat segalanya lebih ringan,” kata Marselino.
Setelah pindah dari Indonesia ke Deinze di Belgia pada 2023, Marselino merasakan perkembangan besar dalam permainannya. Ia belajar mengenai pentingnya kebugaran fisik dan taktik permainan.
“Di Eropa, fisik pemain seperti binatang buas. Saya harus meningkatkan banyak hal, termasuk kemampuan bertahan dan kerja tanpa bola,” tambahnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
