Kadek Raditya jadi salah satu pemain paling konsisten di Persebaya Surabaya bersama Paul Munster. (Instagram @radityamaheswara)
JawaPos.com — Kadek Raditya, bek tengah Persebaya Surabaya, menjadi salah satu nama yang bersinar di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Ketangguhan dan kerja kerasnya di lini belakang menjadi alasan utama mengapa Green Force memiliki pertahanan yang solid.
Namun, perjalanan Kadek menuju puncak kariernya tak semudah yang terlihat. Pada 2021, saat masih berseragam Madura United, Indonesia sedang diterpa masa sulit akibat pandemi Covid-19.
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat membuat semua aktivitas olahraga, termasuk sepak bola, terhenti. Para pemain dipaksa untuk melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing.
Kadek memilih untuk kembali ke kampung halamannya di Denpasar, Bali. Di sana, ia menyulap halaman rumahnya menjadi tempat latihan sederhana. Setiap pagi dan sore, Kadek rutin melakukan push up, sit up, dan berlari-lari kecil untuk menjaga kebugaran tubuh.
"Saya biasa latihan push up, sit up, dan lari-larian setiap pagi dan sore di pekarangan rumah,” ujar Kadek kala itu.
Latihan mandiri itu dilakukan berdasarkan arahan tim pelatih Madura United. Meski tak sekompleks latihan bersama tim, Kadek tetap disiplin mengikuti program yang diberikan. Selain itu, ia juga menjaga pola makan sehat dengan rajin mengonsumsi buah-buahan dan vitamin.
“Di masa saat ini lebih enak kumpul dengan keluarga. Makanya saya manfaatkan betul saat libur latihan,” tambahnya.
Masa-masa sulit tersebut dimanfaatkan Kadek untuk lebih dekat dengan keluarga. Ia merasa beruntung bisa menghabiskan waktu di kampung halaman sambil menikmati suasana Bali yang tenang. Namun, di balik itu semua, Kadek terus menjaga fokus untuk tetap siap saat kompetisi kembali bergulir.
“Selain itu saya juga membatasi kegiatan bepergian jika tidak ada keperluan yang begitu mendesak,” pungkas dia.
Kini, kerja kerasnya di masa lalu membuahkan hasil manis. Bersama Persebaya Surabaya, Kadek menjelma menjadi salah satu bek terbaik di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Dalam 19 pertandingan musim ini, ia selalu menjadi pilihan utama pelatih Paul Munster di lini pertahanan.
Duetnya bersama Slavko Damjanovic di posisi bek tengah membuat pertahanan Persebaya Surabaya sulit ditembus. Hingga pekan ke-19, Green Force hanya kebobolan 18 kali, menjadikan mereka sebagai tim dengan pertahanan terbaik ketiga di liga.
Selain itu, Persebaya Surabaya juga mencatatkan tujuh clean sheet, sebuah pencapaian luar biasa.
Kadek mengakui performa apiknya musim ini tak lepas dari pelajaran yang ia dapatkan di musim sebelumnya. Pada musim 2023/2024, ia bermain sebanyak 27 kali dan mencetak satu gol. Namun, musim itu juga menjadi pengalaman berharga untuknya dalam meningkatkan kemampuan bertahan.
“Kalau saya pribadi terus belajar dari apa yang saya rasakan kurang, terus evaluasi sendiri. Tapi dari tim pelatih juga memberikan evaluasi untuk tim pertahanan,” kata pemain kelahiran 1998 tersebut.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
