
Susunan tim pelatih baru Timnas Indonesia 2025, Patrick Kluivert (kiri), Denny Landzaat (kanan atas), Alex Pastoor (kanan Bawah). (Antara)
JawaPos.com - Patrick Kluivert akhirnya resmi diperkenalkan kepada publik sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong pada Minggu (12/1). Nantinya, saat menjalani tugas, Kluivert akan dibantu dua asistennya yaitu Alex Pastoor dan Denny Landzaat, serta dua asisten lokal yang ditunjuk PSSI.
Alex Pastoor dan Denny Landzaat bukanlah orang sembarangan di dunia kepelatihan. Keduanya banyak berkutat menangani klub-klub asal Belanda.
Mengutip dari laman PSSI, Alex Pastoor yang kini berusia 58 tahun itu pernah memimpin sejumlah klub di negara kelahirannya serta di negara Eropa lainnya, yaitu Almere City, Sparta Rotterdam, AZ Alkmaar, NEC Nijmegen, Excelsior, dan Slavia Praha.
Kiprah Pastoor bersama tim yang ia tangani memang belum pernah meraih juara. Namun, ia dikenal beberapa kali membawa klub yang ia tangani meraih promosi ke Eredivisie, liga kasta tertinggi di Belanda.
Pastoor pernah berhasil membawa tiga klub berbeda promosi ke Eredivisie, yaitu Excelsior pada 2010, Sparta Rotterdam pada 2016, dan Almere City pada 2023.
Saat menangani Sparta Rotterdam, status promosi ke Eredivisie diraih setelah sukses menjuarai Eerste Divisie bersama Sparta Rotterdam pada musim 2015-2016.
Ia kemudian memilih istirahat dari dunia kepelatihan pada akhir musim lalu, dan menerima tawaran Kluivert untuk kembali berkiprah, namun sebagai asisten pelatih.
Lain halnya dengan Denny Landzaat. Ia mengisi karir kepelatihannya dengan lebih banyak menjabat sebagai asisten pelatih, antara lain di klub Jong AZ Alkmaar, Feyenoord, Al Ittihad, Willem II Tilburg, Al Taawoun, Lech Poznan, dan Ferencvaros.
Landzaat memang belum mencatatkan prestasi individu, namun pengalamannya mendampingi pelatih kepala di berbagai kompetisi bergengsi Eropa menjadi nilai tambah untuk mensupport Kluivert menangani Timnas Indonesia.
Patrick Kluivert juga memiliki alasan tersendiri mengapa ia memilih Pastoor dan Landzaat sebagai asistennya. Menurut mantan bintang Ajax Amsterdam itu, ia dan Pastoor memiliki koneksi yang cukup baik.
"Saya mengikuti kursus pelatih sepak bola profesional bersama Alex. Kami memiliki koneksi yang baik," ujar Kluivert dikutip dari De Telegraaf via Antara.
Ia juga memuji kesuksesan Pastoor bersaing di Eredivisie Belanda karena membawa Almere finis di posisi ke-13 Eredivisie musim lalu dengan 34 poin, hasil tujuh kemenangan, 13 kali imbang, dan 14 kekalahan.
"Di Almere City baru-baru ini dia menunjukkan bahwa dia ahli dalam bidangnya. Dia seorang profesional," imbuh Kluivert.
Sementara untuk alasan pemilihan Landzaat, salah satu penyebabnya adalah keduanya sama-sama pernah membela Ajax Amsterdam.
Selain itu, ia menganggap Landzaat memiliki pengetahuan terhadap budaya Indonesia sehingga bisa memudahkannya beradaptasi dengan Indonesia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
