Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Januari 2025 | 18.47 WIB

Profil Alex Pastoor dan Denny Landzaat, Dua Asisten Pelatih Patrick Kluivert yang Kenyang Pengalaman Tangani Klub-klub Eropa dan Asia

Susunan tim pelatih baru Timnas Indonesia 2025, Patrick Kluivert (kiri), Denny Landzaat (kanan atas), Alex Pastoor (kanan Bawah). (Antara) - Image

Susunan tim pelatih baru Timnas Indonesia 2025, Patrick Kluivert (kiri), Denny Landzaat (kanan atas), Alex Pastoor (kanan Bawah). (Antara)

JawaPos.com - Patrick Kluivert akhirnya resmi diperkenalkan kepada publik sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong pada Minggu (12/1). Nantinya, saat menjalani tugas, Kluivert akan dibantu dua asistennya yaitu Alex Pastoor dan Denny Landzaat, serta dua asisten lokal yang ditunjuk PSSI.

Alex Pastoor dan Denny Landzaat bukanlah orang sembarangan di dunia kepelatihan. Keduanya banyak berkutat menangani klub-klub asal Belanda.

Mengutip dari laman PSSI, Alex Pastoor yang kini berusia 58 tahun itu pernah memimpin sejumlah klub di negara kelahirannya serta di negara Eropa lainnya, yaitu Almere City, Sparta Rotterdam, AZ Alkmaar, NEC Nijmegen, Excelsior, dan Slavia Praha.

Kiprah Pastoor bersama tim yang ia tangani memang belum pernah meraih juara. Namun, ia dikenal beberapa kali membawa klub yang ia tangani meraih promosi ke Eredivisie, liga kasta tertinggi di Belanda.

Pastoor pernah berhasil membawa tiga klub berbeda promosi ke Eredivisie, yaitu Excelsior pada 2010, Sparta Rotterdam pada 2016, dan Almere City pada 2023. 

Saat menangani Sparta Rotterdam, status promosi ke Eredivisie diraih setelah sukses menjuarai Eerste Divisie bersama Sparta Rotterdam pada musim 2015-2016. 

Ia kemudian memilih istirahat dari dunia kepelatihan pada akhir musim lalu, dan menerima tawaran Kluivert untuk kembali berkiprah, namun sebagai asisten pelatih.

Lain halnya dengan Denny Landzaat. Ia mengisi karir kepelatihannya dengan lebih banyak menjabat sebagai asisten pelatih, antara lain di klub Jong AZ Alkmaar, Feyenoord, Al Ittihad, Willem II Tilburg, Al Taawoun, Lech Poznan, dan Ferencvaros. 

Landzaat memang belum mencatatkan prestasi individu, namun pengalamannya mendampingi pelatih kepala di berbagai kompetisi bergengsi Eropa menjadi nilai tambah untuk mensupport Kluivert menangani Timnas Indonesia.

Patrick Kluivert juga memiliki alasan tersendiri mengapa ia memilih Pastoor dan Landzaat sebagai asistennya. Menurut mantan bintang Ajax Amsterdam itu, ia dan Pastoor memiliki koneksi yang cukup baik.

"Saya mengikuti kursus pelatih sepak bola profesional bersama Alex. Kami memiliki koneksi yang baik," ujar Kluivert dikutip dari De Telegraaf via Antara.

Ia juga memuji kesuksesan Pastoor bersaing di Eredivisie Belanda karena membawa Almere finis di posisi ke-13 Eredivisie musim lalu dengan 34 poin, hasil tujuh kemenangan, 13 kali imbang, dan 14 kekalahan.

"Di Almere City baru-baru ini dia menunjukkan bahwa dia ahli dalam bidangnya. Dia seorang profesional," imbuh Kluivert.

Sementara untuk alasan pemilihan Landzaat, salah satu penyebabnya adalah keduanya sama-sama pernah membela Ajax Amsterdam.

Selain itu, ia menganggap Landzaat memiliki pengetahuan terhadap budaya Indonesia sehingga bisa memudahkannya beradaptasi dengan Indonesia.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore