
Nasib apes Gilson Costa di Persebaya Surabaya, kembali jadi sorotan usai digasak PSS Sleman. (Instagram @gilsonc45)
JawaPos.com — Kekalahan Persebaya Surabaya dari PSS Sleman pada Sabtu (11/1/2025) memicu reaksi keras dari para pendukung setia Green Force, Bonek. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Persebaya Surabaya dipaksa menyerah dengan skor telak 1-3.
Tiga gol kemenangan PSS Sleman dicetak oleh Gustavo Tocantins, Cleberson Martins, dan Nicolao Cardoso. Sementara Persebaya Surabaya hanya mampu mencetak gol hiburan lewat penalti Bruno Moreira pada babak kedua.
Kekalahan ini tak hanya berdampak pada posisi Persebaya Surabaya di klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Green Force kini tertahan di posisi kedua dengan 37 poin, terpaut tiga angka dari Persib Bandung yang kokoh di puncak.
Selain hasil buruk, performa beberapa pemain Persebaya Surabaya juga menjadi sorotan tajam. Salah satu pemain yang mendapat kritik keras adalah gelandang bertahan asal Portugal, Gilson Costa.
Gilson Costa dianggap gagal memberikan kontribusi maksimal dalam pertandingan tersebut. Statistiknya menunjukkan permainan yang kurang impresif, meski akurasi umpannya mencapai 100 persen.
Dalam laga itu, Gilson hanya mencatatkan 39 sentuhan bola dan 29 operan sukses. Namun, ia gagal memenangkan duel penting dengan hanya 3 kemenangan dari 10 duel darat. Namun 0 aksi tekel, intersep, clearances, dan blocked shot jadi salah satu satu kelemahan Gilson di laga tersebut.
Kritik terhadap Gilson Costa terlihat jelas di media sosial resmi Persebaya Surabaya. Banyak komentar bernada sinis yang menyerukan agar pemain Portugal tersebut segera didepak dari skuad Green Force.
“Gilson ikiiii ancen mbokne anton kok,” tulis salah satu netizen dengan nada sindiran. Komentar-komentar lain bahkan lebih tajam, seperti “#gilsonout” yang ramai digaungkan di kolom komentar.
Desakan untuk mengevaluasi Gilson Costa semakin menguat setelah beberapa momen krusial di laga melawan PSS Sleman. Salah satu yang menjadi sorotan adalah minimnya kontribusi Gilson dalam memotong serangan lawan.
Meski mendominasi penguasaan bola hingga 70 persen, Persebaya Surabaya terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Lini tengah mereka gagal mengimbangi agresivitas pemain PSS Sleman yang memanfaatkan serangan balik cepat.
Gol pertama PSS Sleman lahir di menit ke-4 melalui Gustavo Tocantins yang memanfaatkan assist Abduh Lestaluhu. Lini pertahanan Persebaya Surabaya tampak tidak siap mengantisipasi serangan cepat tuan rumah.
Gol kedua terjadi di menit ke-17 melalui sundulan Cleberson Martins. Pemain PSS Sleman itu memanfaatkan tendangan bebas akurat dari Betinho tanpa perlawanan berarti.
Pada babak pertama, Persebaya Surabaya sempat mencetak gol melalui Bruno Moreira. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah meninjau VAR karena adanya pelanggaran sebelumnya.
Tambahan waktu tujuh menit di babak pertama justru menjadi mimpi buruk bagi Persebaya Surabaya. Nicolao Cardoso mencetak gol ketiga PSS Sleman melalui sepakan terarah di sisi kiri gawang Ernando Ari.
Memasuki babak kedua, Paul Munster mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan Dejan Tumbas dan Alfan Suaib. Kehadiran Dejan sempat memberi harapan setelah ia mencetak gol, namun kembali dianulir karena offside.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
