
Shin Tae-yong siap berikan yang terbaik bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. (Dok. PSSI)
JawaPos.com - Jagat media sepak bola Indonesia dihebohkan dengan isu pemecatan pelatih yang santer diberikan kepada juru taktik Timnas Indonesia. Shin Tae-yong menjadi trending topik pada Minggu (5/1) malam seusai salah satu Exco Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia memberikan pernyataan di akun media sosialnya.
"Terima kasih STY atas kerjasamanya selama ini. Kamu tetap menjadi bagian sejarah transformasi sepak bola Indonesia", tulis Instagram Khairul Anwar.
Sebelum tersiar kabar ini, media Italia sempat lebih dahulu menghebohkan isu Erick Thohir melakukan pergantian pelatih Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.
Pada pemberitaannya media Italia tersebut menyebut kritikan dan memberikan opsi pelatih Eropa untuk menangani Timnas Merah Putih menggantikan STY.
Banyak yang berspekulasi nasib STY berada di ujung tanduk setelah dua kabar itu berhembus. Sebenarnya keputusan PSSI sudah tepat terkait Shin Tae-yong atau justru menyebabkan blunder di kemudian hari?
Jika merujuk pada awal kedatangan STY, Timnas Indonesia dalam keadaan kacau dengan rentetan hasil minor. Bahkan terdapat isu indikasi pemain titipan di tubuh Timnas.
Pada akhir 2019 STY mendapat amanah dari Ketum PSSI sebelumnya dengan menandatangani perjanjian masa bakti selama 4 musim.
Musim pertama STY dibilang sangat berat, pada awal kedatangannya di Timnas Indonesia mendapat berbagai macam cobaan seperti kepastian jadwal kompetisi dan wabah covid-19.
STY mampu melalui cobaan itu bersama tim kepelatihannya. Kebangkitan Timnas ketika STY mampu membawa Indonesia melaju ke babak final Piala AFF 2020 di Singapura, meski kalah pelatih berwarganegaraan Korea Selatan itu mengorbitkan banyak nama muda baru.
Keberadaan pemain seperti Pratama Arhan, Ricky Kambuaya, Yance dan Yakob Sayuri saat ini berkat andil STY selama menukangi Timnas Indonesia. Pratama Arhan dahulu hanya sebatas pemain lokal dan kurang pengalaman, kepercayaan STY terhadapnya membuahkan hasil dengan selalu tampil regulernya di PSIS kala itu.
Timnas Indonesia era STY mampu pecahkan rekor yaitu lolos ke Ronde ke-3 Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia setelah lolos bersama Irak pada ronde sebelumnya.
Dikutip dari pernyataan Bung Ropan melalui Youtubenya (5/1), pembahasan pendepakan STY sudah berlangsung cukup panjang, namun pengamat bola satu ini memilih menutup diri.
"Kami sedang evaluasi STY, dan sedang mempertimbangkan pelatih dari Eropa", ucap dia.
Bung Ropan mendapat informasi dari seorang rekan yang saat itu bertemu dengan salah satu Exco PSSI Yunus Nusi.
Erick Thohir selaku Ketum PSSI diharapkan segera memutuskan secepatnya agar tidak membentuk opini dan spekulasi lain. Apapun yang terjadi siapapun pelatihnya Bung Ropan tetap akan dukung Timnas.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
