Persebaya Surabaya saat menggelar latihan Jumat (3/1). Paul Munster menyiapkan pasukannya jelang menghadapi PSS Sleman. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tampaknya sedang serius menatap putaran kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pelatih kepala, Paul Munster, mengungkapkan klub ini tengah mempersiapkan transfer pemain baru yang akan memperkuat skuad.
Slot pemain asing Persebaya Surabaya menjadi salah satu topik menarik dalam bursa transfer kali ini. Tim Green Force masih memiliki dua slot kosong dari total delapan kuota pemain asing yang diperbolehkan di Liga 1.
Munster mengaku intens berdiskusi dengan manajemen untuk menentukan pemain-pemain yang akan direkrut. Proses pembicaraan sejauh ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, namun belum mencapai tahap final.
“Saya cukup intens bicara dengan manajemen tentang pemain baru dan terus mengalami perkembangan. Tinggal menunggu proses final,” ujar Munster dalam wawancara pada Jumat (3/1/2025).
Namun, pelatih asal Irlandia Utara ini memilih bungkam soal nama dan posisi pemain yang akan direkrut. Hal ini menambah rasa penasaran para pendukung Persebaya Surabaya yang tak sabar menunggu kejutan di bursa transfer.
Rumor pemain asing yang dikaitkan dengan Persebaya Surabaya semakin ramai dibicarakan. Nama-nama seperti Cristian Rontini, Vitor Barata, Renan Alves, hingga Jucie Lupeta masuk dalam daftar spekulasi.
Untuk pemain lokal, Stefano Lilipaly dan Ichsas Baihaqi menjadi dua nama yang santer diberitakan. Keduanya dianggap memiliki kualitas untuk memperkuat skuad Persebaya Surabaya di putaran kedua.
Munster menegaskan pemain yang akan datang adalah sosok dengan kualitas terbaik. “Sosok pemain baru ini bagus, asing maupun lokal. Tapi sebelum 100 persen deal, saya tidak bisa berbicara secara detail tentang posisi pemain,” ungkapnya.
Persebaya Surabaya memiliki alasan kuat untuk menambah kekuatan tim di putaran kedua. Meskipun tampil cukup impresif di putaran pertama, mereka tetap membutuhkan penyegaran untuk menjaga konsistensi performa.
Selama putaran pertama, Persebaya Surabaya sempat memimpin puncak klasemen selama beberapa pekan. Green Force mencatatkan dominasi pada pekan ke-6 hingga ke-7, serta pekan ke-11 hingga ke-16.
Namun, Persebaya Surabaya harus puas menutup putaran pertama di peringkat kedua klasemen. Mereka berada di bawah Persib Bandung yang tampil konsisten sepanjang paruh pertama musim.
Dari 17 laga yang dilakoni, Persebaya Surabaya hanya menelan dua kekalahan. Kekalahan tersebut dialami saat melawan Persib Bandung dan Bali United.
Selain itu, empat pertandingan lainnya berakhir imbang. Hasil seri diraih saat menghadapi Malut United, Dewa United, PSM Makassar, dan Semen Padang.
Persebaya Surabaya berhasil mengamankan kemenangan di 11 pertandingan lainnya. Dengan catatan tersebut, Green Force sukses mengumpulkan total 37 poin di putaran pertama.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
