Aksi Paulo Henrique saat menghadapi Persiraja dalam laga Liga 2. (Instagram Paulo Henrique)
JawaPos.com - Bermain untuk klub sebesar Persebaya Surabaya di pentas Liga 1 memang bisa menjadi impian dari para pemain asing yang paham dengan persepakbolaan Indonesia.
Bagaimana tidak, Persebaya adalah salah satu tim kuat legendaris di Tanah Air dan pemegang dua gelar Liga Indonesia. Selain itu, tim ini juga memiliki basis suporter fanatik yang kuat, yaitu Bonek.
Maka dari itu, ketika seorang pemain baik itu lokal maupun asing bermain untuk Persebaya, maka mereka harus bersiap untuk bisa memenuhi ekspektasi tinggi dari Bonek maupun pelatih.
Namun, tentunya tidak semua pemain bisa memenuhi ekspektasi tersebut, termasuk pemain asing. Salah satunya adalah penyerang asal Brasil, Paulo Henrique.
Persebaya mendatangkan Paulo Henrique dari klub Liga El Salvador, ADI Metapan, dengan status bebas transfer pada November 2023 atau pertengahan musim 2023/2024.
Ia diharapkan bisa meningkatkan produktivitas gol Persebaya dan mengangkat posisi di klasemen. Namun, ternyata performa Henrique kurang sesuai harapan.
Mengutip dari Transfermarkt, bermain selama 15 pertandingan dan selalu menjadi pilihan utama, Henrique hanya mencetak empat gol dan satu assist selama 1.242 menit.
Performa kurang memuaskan itu diperparah dengan gaya bermainnya yang cukup keras, di mana ia malah mengantongi empat kartu kuning dan satu kartu merah.
Pelatih Paul Munster pun memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Henrique pada musim ini. Ia pun dilepas ke Persikota Tangerang yang bermain di Liga 2 pada Agustus tahun lalu.
Kini, pemain berusia 33 tahun tersebut malah bisa bersinar di Persikota. Sejauh ini, dari 13 pertandingan yang sudah ia mainkan, Henrique mencetak 10 gol. Ia pun masuk dalam peringkat lima daftar pencetak gol terbanyak Liga 2 musim ini.
Namun, tetap saja gaya bermain kerasnya tidak luntur. Dalam jumlah laga tersebut, ia sudah mengoleksi lima kartu kuning! Lebih banyak dari yang ia koleksi selama bermain untuk Persebaya.
Persikota pun merasakan dampaknya. Kini, mereka duduk di peringkat enam klasemen Grup A dengan poin 20, atau hanya terpaut empat poin dari peringkat dua, PSKC.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
