Pemain PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga, mengaku siap membawa timnya meraih kemenangan saat dijamu Persis Solo di Stadion Manahan, malam ini. (Badan Liga Indonesia)
JawaPos.com - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, angkat bicara soal beredarnya rumor Alfeandra Dewangga Santosa yang akan angkat kaki menuju Persija Jakarta. Yoyok enggan ambil pusing isu-isu yang beredar.
Isu Alfeandra Dewangga merebak dalam tiga hari terakhir. Rumor muncul setelah akun Instagram transfernews_ft mengabarkan bahwa Persija Jakarta tertarik membajak pemain berusia 23 tahun tersebut.
"Persija Jakarta tertarik untuk mendatangkan gelandang bertahan PSIS Semarang, untuk liga 1 putaran kedua nanti, yakni Alfeandra Dewangga," tulis akun tersebut.
Akun itu juga menginformasikan bahwa tantangan dimiliki Persija dalam upaya mendatangkan Dewangga, yakni kontrak pemain yang bersangkutan.
"Saat ini Dewangga masih berseragam PSIS Semarang dan masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2027. Akankah transfer ini terjadi?" lanjut keterangan Transfernews_ft.
Meski sebatas rumor, kabar ini sukses menghebohkan publik sepak bola Indonesia. Sebab, Dewangga adalah pemain multitalenta yang mampu bermain di banyak posisi.
Walau memiliki posisi sebagai gelandang bertahan, Dewangga bisa bermain sebagai bek tengah dan bek kiri. Kehadirannya bisa jadi tambahan amunisi berharga untuk Persija Jakarta.
Terkait itu, Yoyok Sukawi akhirnya muncul. Ia menegaskan bahwa Dewangga masih memiliki kontrak jangka panjang dengan Laskar Mahesa Jenar.
"Dewangga masih terikat kontrak dengan PSIS hingga 2027, dan tim pelatih PSIS masih membutuhkan dia. Jadi, Dewangga tetap akan bersama PSIS," ujar Yoyok Sukawi, dipetik dari Radar Semarang, Rabu (26/12).
Yoyok menambahkan bahwa rumor seperti ini wajar terjadi selama masa bursa transfer. "Ini kan masa bursa transfer, jadi memang gosip dan rumor soal ketertarikan pasti banyak. Yang jelas, PSIS dan Dewangga masih terikat kontrak hingga 2027," jelasnya.
Selain itu, jawaban ini sekaligus berarti PSIS memastikan bahwa Dewangga tetap menjadi bagian penting dari skuad berjuluk Laskar Mahesa Jenar, sekaligus menepis spekulasi yang mengaitkannya dengan klub lain.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
