Markifer FC cosplay jadi Persebaya Surabaya saat bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (Alvin Fahrizal Bayyuni/JawaPos.com)
JawaPos.com - Markifer FC mencatatkan sejarah unik dalam dunia fun football. Tim ini menjadi yang pertama menggelar internal game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Momen istimewa tersebut berlangsung pada Sabtu, 21 Desember 2024, tak lama setelah stadion kebanggaan Persebaya Surabaya dibuka untuk umum.
Perjalanan menuju kesempatan bermain di stadion megah seperti GBT tentu bukan tanpa tantangan. Nanang Akhmad, owner Markifer FC, berbagi cerita di balik layar yang menarik.
Dalam wawancara dengan Jawa Pos, ia mengungkapkan bagaimana tim asal Jogjakarta itu berhasil mendapatkan izin bermain di GBT, dan bagaimana tim ini berkomitmen menghadirkan pengalaman bermain yang spesial bagi semua anggotanya.
“Kita ditawari Pak Haji Sianto, waktu kita ngasih surat permohonan ke GBT. Kita jadi komunitas pertama mulanya, tapi ternyata sebelum kita sudah ada dulu,” ujar Nanang.
Meskipun bukan yang pertama, semangat tim ini tidak surut. “Tapi tidak apa-apa, jika kita tidak jadi yang pertama, semoga jadi yang terbaik. Walaupun bukan komunitas pertama, tapi kita tim pertama yang bisa internal game di sini,” tambahnya.
Dukungan untuk Tim Lokal
Ciri khas Markifer FC adalah komitmen mereka untuk memakai jersey klub dari daerah tempat mereka bermain. Saat bermain di GBT, tim ini mengenakan jersey alternate Persebaya yang berwarna merah.
“Setiap main di stadion-stadion, kita selalu mengusahakan bisa memakai jersey klub dari daerah tersebut. Karena GBT ini kandangnya Persebaya, kita harus cari jersey Persebaya. Ini sebagai bentuk dukungan kita untuk tim-tim lokal, termasuk Persebaya,” jelas Nanang.
Jersey tersebut dibeli langsung dari Persebaya Store, dilengkapi dengan nameset para pemain Green Force seperti Bruno Moreira, Mohammed Rashid hingga Flavio Silva.
“Kita beli 11 jersey alternate Persebaya, yang warna merah mirip Maroko itu, ditambah dengan teman-teman yang banyak juga punya. Akhirnya cukup untuk main dua tim,” katanya.
Selain itu, mereka juga memakai jersey lain seperti Liverpool musim ini. Hebatnya, mereka membeli jubah perang The Reds itu di retail resmi klub yang baru saja membuka cabang di Surabaya.
“Kebetulan di Surabaya baru aja buka Liverpool Store, retail resmi kedua Liverpool di Indonesia setelah di Jakarta. Langsung kita beli dan pakai di GBT,” tambahnya.
Selain mengenakan jersey Persebaya dan Liverpool, Markifer FC juga memakai kostum Persib Bandung, PSS Sleman, PSIS Semarang hingga Timnas Indonesia.
Tantangan yang Dihadapi

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
