Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Desember 2024 | 01.59 WIB

Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster Blak-blakan, Sebut Laga Hadapi Borneo FC Musim Lalu Seperti Sirkus

Paul Munster punya memori buruk saat hadapi Pieter Huistra di Liga 1 Indonesia. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Paul Munster kembali menjadi sorotan jelang laga panas Persebaya Surabaya melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (20/12). Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, pelatih asal Irlandia Utara itu mengenang momen kontroversial yang terjadi saat kedua tim bertemu musim lalu.

Musim lalu, pertandingan Persebaya Surabaya bertandang ke markas Borneo FC diwarnai insiden kartu merah yang diterima striker Paulo Henrique. Situasi tersebut membuat Paul Munster menyebut laga itu sebagai "sirkus" yang menjadi pengalaman buruk bagi timnya.

“Saya berharap permainan yang adil. Sekarang kita berbicara tentang wasit, sekarang kita juga berbicara tentang match commissioner,” ujar Munster dengan nada tegas dalam sesi konferensi pers, Kamis (19/12).

Pelatih yang dikenal dengan strategi agresif ini berharap tidak ada lagi keputusan kontroversial di laga nanti. Ia menegaskan pentingnya keadilan dalam pertandingan agar kedua tim dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Saya ingat tahun lalu saat menghadapi Borneo seperti sirkus. Jadi, semoga permainan ini adil,” tambahnya.

Paul Munster juga menggarisbawahi pentingnya fokus pada pertandingan tanpa terganggu oleh faktor eksternal. Menurutnya, keadilan di lapangan akan sangat menentukan hasil akhir dari laga krusial ini.

Saat ini, Persebaya Surabaya berada di puncak klasemen dengan koleksi 34 poin dari 15 pertandingan. Catatan impresif Green Force adalah 10 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya sekali kalah sepanjang musim.

Di sisi lain, Borneo FC yang berada di peringkat ketiga juga memiliki performa yang cukup konsisten. Tim berjuluk Pesut Etam ini telah mengumpulkan 26 poin dari 15 laga dengan rincian 7 kemenangan, 5 imbang, dan 3 kekalahan.

Kemenangan bagi Persebaya Surabaya di laga ini akan memperlebar jarak mereka dengan pesaing terdekat, Persib Bandung. Sementara itu, Borneo FC juga punya motivasi tinggi untuk mencuri poin demi memperbaiki posisi di papan atas.

Dalam lima pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya berhasil mencetak 11 gol, menjadikan mereka salah satu tim dengan serangan paling produktif di Liga 1. Namun, Paul Munster menyadari lini pertahanan Borneo FC juga tidak bisa dianggap remeh.

Pesut Etam menjadi tim dengan jumlah clean sheet terbanyak musim ini, yaitu delapan kali. Statistik ini menunjukkan laga nanti kemungkinan akan berlangsung ketat, dengan kedua tim sama-sama memiliki keunggulan di area berbeda.

Paul Munster juga memberikan instruksi khusus kepada pemainnya agar bermain lebih efektif di depan gawang. Dengan mencetak 75% dari total gol mereka di pertandingan kandang, Persebaya Surabaya memiliki rekor mencolok saat bermain di hadapan pendukung sendiri.

Namun, Munster menegaskan statistik masa lalu tidak akan terlalu memengaruhi cara mereka mempersiapkan diri. Fokus utamanya adalah memastikan semua pemain siap secara mental dan fisik untuk laga tersebut.

“Ini sangat penting. Ya. Terima kasih,” ujar Munster menutup sesi konferensi pers dengan nada singkat, namun penuh makna.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore