Paul Munster siap kirim Semen Padang ke Liga 2 Indonesia lebih cepat bersama Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin dengan Semen Padang dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025 yang digelar di Stadion H. Agus Salim, Minggu (15/12). Pertandingan berakhir imbang tanpa gol, meski Green Force memiliki sejumlah peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol.
Babak kedua dimulai dengan peluang besar bagi Persebaya Surabaya melalui aksi Francisco Rivera. Gelandang serang andalan Green Force itu melepaskan umpan terobosan ke Malik Risaldi, yang berdiri bebas di sisi kanan pertahanan lawan.
Namun, tembakan Malik terlalu lemah dan mudah diamankan oleh kiper Semen Padang, Teguh Amiruddin.
Satu menit berselang, giliran Bruno Moreira yang mengancam dari sisi kiri pertahanan Kabau Sirah.
Pemain asal Brasil itu menusuk ke dalam kotak penalti dan melesatkan tendangan keras, namun lagi-lagi Teguh tampil gemilang dengan menepis bola.
Semen Padang pun membalas serangan lewat upaya Gala Pagamo pada menit ke-59, tetapi peluang mereka gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Ryohei Michibuchi.
Pada menit ke-61, Persebaya kembali mendapat peluang emas melalui kombinasi Mohammed Rashid dan Francisco Rivera.
Rashid memberikan umpan matang ke Rivera yang berdiri bebas di dalam kotak penalti, namun tendangan Rivera justru melambung tinggi di atas mistar gawang.
Kegagalan itu menjadi penanda Persebaya masih kesulitan dalam penyelesaian akhir.
Kejadian kontroversial terjadi di menit ke-67 ketika bek Persebaya, Ardi Idrus, diganjar kartu merah langsung.
Ardi dinilai melakukan pelanggaran keras setelah wasit meninjau insiden melalui VAR, di mana ia terlihat melayangkan tangan ke wajah pemain Semen Padang, Gala Pagamo.
Keputusan itu membuat Green Force harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir laga.
Untuk menjaga keseimbangan tim, pelatih Paul Munster segera memasukkan Riswan Lauhin menggantikan Malik Risaldi.
Namun, bermain dengan 10 pemain membuat Persebaya Surabaya harus fokus bertahan menghadapi serangan bertubi-tubi dari Semen Padang.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
