Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Desember 2024 | 03.40 WIB

Jauh dari Sorotan, Egy Maulana Vikri Jadi Satu-satunya Pemain Lokal Pemuncak Top Skor Liga 1

Pesepak bola Persija Jakarta Rio Fahmi (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Dewa United Egy Maulana Vikri (kiri) saat pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (16/9/2024). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos) - Image

Pesepak bola Persija Jakarta Rio Fahmi (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Dewa United Egy Maulana Vikri (kiri) saat pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (16/9/2024). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

JawaPos.com - Top skor atau pencetak gol terbanyak Liga 1 seringkali banyak diisi oleh pemain-pemain asing. Misalnya pada musim lalu, David da Silva asal Brasil memuncaki top skor dan diikuti Flavio Silva di posisi runner-up.

Musim ini, tampaknya ada secercah harapan pemain lokal Indonesia bisa bersaing di puncak top skor Liga 1. Pada pekan ke-13, penggawa Dewa United, Egy Maulana Vikri sukses memuncaki daftar pencetak gol terbanyak sementara Liga 1.

Sejauh ini, Egy Maulana Vikri total sudah mengoleksi delapan gol di Liga 1. Angkah itu sama dengan perolehan gol milik penyerang Arema FC, Dalberto.

Egy sukses menyamai perolehan gol Dalberto setelah dalam laga pekan ketiga belas Liga 1, ia membobol gawang Malut United di menit 90+6 sekaligus menyelamatkan Dewa United dari kekalahan dan mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1.

Dalam duel tersebut, dia dinobatkan sebagai Man of The Match atau pemain terbaik laga. Egy cukup puas dengan hasil seri tersebut karena timnya terpaksa bermain dengan sepuluh pemain.

"Saya senang dengan hasil seri ini, apalagi Malut United bermain cukup bagus dan punya banyak peluang, tapi kami bekerja keras untuk meraih poin meski harus bermain dengan sepuluh orang dan itu merupakan mentalitas yang bagus," ujar Egy seperti dikutip dari akun Instagram Liga 1 Match.

Dengan hasil itu, dia siap mengambil pelajaran bersama rekan-rekan setimnya agar pada laga kedepannya Dewa United bisa bermain lebih baik. "Tadi kita memang sempat tidak fokus sehingga sempat tertinggal satu gol. Tapi yang terpenting kita bisa menyamakan gol dan kita akan. berusaha lebih baik kedepannya," imbuhnya.

Musim ini performa Egy terbilang cukup impresif. Posisinya bukanlah target man, tetapi dia mampu menjadi top skor dan juga banyak mengkreasi peluang bagi Dewa United.

Mengutip Sofascore, jika dirata-rata hingga pekan 13, Egy melakukan dua tembakan per laga. Senayak 1,2 di antaranya mengarah tepat sasaran ke gawang. Jika ditotal, mengutip laman Liga Indonesia Baru, mantan pemain Lechia Gdansk ini mencetak delapan gol, melakukan delapan shoot on goal, serta mengkreasi delapan peluang.

Akurasi operannya juga cukup baik, yaitu 79 persen per pertandingan, sedangkan akurasi bola panjangnya berada di angka 71 persen. Namun ia justru kurang bagus dalam memberi umpan silang, yaitu hanya berada di angka 29 persen.

Dengan performanya yang terus meningkat, rasanya tidak berlebihan jika Shin Tae-yong memberinya kesempatan untuk bermain saat Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.

Sebagai catatan, terakhir kali dia bermain saat menahan imbang Arab Saudi 2-2 di laga perdana kualifikasi piala dunia putaran ketiga. Itu pun baru dimainkan pada menit 80. 

Setidaknya Egy bisa menjadi solusi alternatif timnas Indonesia di sektor sayap kanan jika Witan Sulaiman, Marselino Ferdinan atau Malik Risaldi mengalami kebuntuan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore