Bruno Moreira jadi kapten Persebaya Surabaya yang siap bawa Green Force raih gelar juara di Liga 1 Indonesia musim ini. (Instagram @brunomoreira99)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya sukses menaklukkan Arema FC dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan pekan ke-13 Liga 1 2024/2025. Kemenangan ini membuat Green Force kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 30 poin, unggul jauh dari para pesaing.
Flavio Silva menjadi bintang kemenangan lewat dua golnya, salah satunya melalui eksekusi penalti di menit akhir pertandingan. Malik Risaldi turut mencatatkan namanya di papan skor, memberikan kontribusi penting bagi Green Force.
Meski menang, laga ini tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi Persebaya Surabaya, terutama dengan absennya Paul Munster yang terkena akumulasi kartu. Uston Nawawi yang menggantikan peran pelatih kepala berhasil membawa tim tampil solid hingga meraih tiga poin.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-1 bagi Persebaya Surabaya berkat performa cemerlang Flavio Silva. Namun, Arema FC terus memberikan tekanan hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui penalti William Moreira.
Di babak kedua, Bruno Moreira sempat menciptakan peluang emas dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola berhasil ditepis kiper Arema, Lucas Frigeri, yang tampil luar biasa sepanjang laga.
Momentum kemenangan akhirnya datang di masa injury time ketika Malik Risaldi dilanggar di kotak penalti. Flavio Silva yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang untuk mengunci kemenangan dramatis 3-2 bagi Persebaya Surabaya.
Di balik euforia kemenangan ini, Persebaya Surabaya harus menghadapi kabar buruk dengan absennya kapten mereka, Bruno Moreira, di laga berikutnya melawan Persik Kediri. Bruno mendapat kartu merah usai melakukan protes keras terhadap keputusan wasit di babak kedua.
Protes tersebut terjadi setelah wasit memberikan penalti kepada Arema FC usai mengecek VAR pada menit ke-81. Bruno yang sebelumnya sudah mendapat kartu kuning di babak pertama akibat pelanggaran, harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua.
Absennya Bruno menjadi pukulan bagi Persebaya Surabaya, mengingat perannya sebagai pemimpin tim dan motor serangan sangat penting. Selain absen melawan Persik, kapten asal Brasil ini juga berpotensi mendapatkan sanksi tambahan dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Menurut Kode Disiplin PSSI, tindakan protes berlebihan terhadap keputusan wasit termasuk dalam kategori pelanggaran ringan. Pasal 47 Kode Disiplin menyebutkan reaksi berlebihan terhadap ofisial pertandingan, baik melalui ucapan maupun gerakan tubuh, dapat dikenai sanksi tambahan.
Berdasarkan kejadian di lapangan, Bruno dinilai melanggar aturan ini ketika memprotes keputusan wasit secara keras. Meskipun kartu merah sudah diberikan, Komdis PSSI memiliki wewenang untuk mengevaluasi ulang insiden tersebut dan menentukan sanksi tambahan.
Jika sanksi tambahan dijatuhkan, Bruno Moreira tidak hanya absen melawan Persik Kediri tetapi juga berpotensi absen di beberapa laga penting berikutnya atau berupa sanksi denda finansial. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi Persebaya Surabaya yang sedang berjuang menjaga konsistensi di puncak klasemen.
Uston Nawawi, yang memimpin tim dalam laga melawan Arema FC, menegaskan tim akan tetap fokus pada persiapan menghadapi Persik. "Kita akan evaluasi semuanya, termasuk kekurangan yang ada di laga ini. Besok kita tinggalkan yang sekarang, fokus lagi untuk pertandingan berikutnya," ujar Uston.
Namun, kehilangan Bruno membuat Persebaya Surabaya harus mencari alternatif strategi, baik dalam hal kepemimpinan di lapangan maupun kreativitas serangan. Nama-nama seperti Mohammed Rashid atau Slavko Damjanovic kemungkinan besar akan menjadi kandidat pengganti kapten di laga selanjutnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
