Mikael Tata jadi salah satu mantan pemain Arema FC yang sedang moncer di Persebaya Surabaya. (Instagram @alfredotata15)
JawaPos.com — Persaingan panas antara Persebaya Surabaya dan Arema FC di lapangan ternyata tak berlaku di skuad Timnas Indonesia. Ketika panggilan untuk membela Garuda datang, atribut klub ditinggalkan demi bersatu membawa kemenangan untuk Indonesia.
Di Piala AFF 2024, tiga pemain dari kedua klub terpilih membela timnas. Achmad Maulana Syarif dan Arkhan Fikri dari Arema FC, serta Mikael Tata dari Persebaya Surabaya, menjadi bagian penting dari strategi Shin Tae-yong.
Achmad Maulana menegaskan, semua rivalitas klub hilang ketika mengenakan jersey Merah Putih. Fokus mereka hanya satu, membawa Indonesia meraih trofi yang selama ini menjadi mimpi seluruh rakyat.
"Dulu juga pernah satu Timnas dengan dia (Mikael Tata)," ungkap Achmad, mantan pemain Persija Jakarta dikutip dari Radar Malang.
ASEAN Cup, yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF, selalu menjadi ujian berat bagi Timnas Indonesia. Hingga saat ini, capaian terbaik Garuda adalah enam kali menjadi runner-up tanpa satu pun trofi juara.
Achmad dan Mikael Tata memiliki hubungan kerja sama yang unik di timnas. Mereka sempat bermain bersama di Arema FC pada musim 2023/2024 sebelum Tata hijrah ke Persebaya Surabaya musim ini.
Persatuan ini semakin erat karena mereka juga pernah menjadi rekan satu tim di Timnas U-19 dan U-20. Kebersamaan mereka sejak kategori usia muda mempermudah komunikasi di lapangan.
Di level senior, mereka kembali dipertemukan untuk membawa Garuda melaju jauh di Piala AFF 2024. Shin Tae-yong mengandalkan keduanya untuk mengisi posisi bek sayap yang menjadi tulang punggung pertahanan.
Menariknya, di timnas kali ini, Achmad dan Mikael bahkan sekamar selama pemusatan latihan. Hal ini makin memperkuat hubungan baik antara pemain Persebaya Surabaya dan Arema yang selama ini dikenal sebagai rival sengit di Liga 1.
"Saya dengan Tata kebetulan satu kamar di Timnas," kata Achmad, yang menjadi andalan Singo Edan di posisi full-back.
Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, menilai persatuan di timnas adalah contoh yang harus ditiru oleh semua pihak. Menurutnya, perjuangan untuk negara jauh lebih penting daripada rivalitas klub yang hanya terjadi di kompetisi domestik.
"Kepentingannya adalah negara, jadi harus berjuang bersama-sama," kata Wiebie, yang optimistis dengan performa Achmad dan Arkhan di skuad Garuda.
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, memang selalu menekankan pentingnya kebersamaan. Pelatih asal Korea Selatan ini percaya harmoni antarpemain adalah kunci untuk menghadapi tekanan di turnamen besar seperti Piala AFF.
Achmad, Tata, dan Arkhan memiliki peran penting dalam formasi pilihan Shin. Ketiganya diharapkan mampu menjaga soliditas di lini pertahanan, terutama melawan lawan-lawan berat seperti Thailand dan Vietnam.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
