
Persebaya Surabaya punya rekor pertemuan ciamik saat hadapi Arema FC di era Liga 1. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya bersiap menjamu Arema FC dalam laga panas pekan ke-13 Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (7/12/2024) pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi momen penting bagi kedua tim untuk membuktikan siapa yang lebih unggul di Derbi Jawa Timur.
Saat ini, Persebaya Surabaya kokoh di puncak klasemen Liga 1 dengan 27 poin dari 12 pertandingan. Green Force mencatatkan delapan kemenangan, tiga imbang, dan hanya sekali kalah sepanjang musim ini.
Di sisi lain, Arema FC masih harus berjuang dari papan tengah menuju papan atas klasemen. Singo Edan mengoleksi 21 poin dari hasil enam kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan, menempatkan mereka di posisi keenam.
Rekor pertemuan kedua tim di era Liga 1 menunjukkan dominasi Persebaya Surabaya atas Arema FC. Dari total 10 pertandingan yang dimainkan sejak 2018, Persebaya Surabaya berhasil mencatatkan tujuh kemenangan, sementara Arema FC hanya mampu menang dua kali.
Satu laga lainnya berakhir imbang, menunjukkan betapa kuatnya dominasi Green Force dalam derbi ini. Bahkan, dalam aspek produktivitas gol, Persebaya Surabaya juga unggul jauh dengan 16 gol berbanding 11 gol milik Arema FC.
Musim lalu, Persebaya Surabaya dua kali menundukkan Arema FC di Liga 1 2023/2024. Pada pertemuan di pekan ke-13 di Gelora Bung Tomo, Persebaya Surabaya menang meyakinkan 3-1, dan pada putaran kedua di Kanjuruhan, Green Force kembali menang 1-0.
Kemenangan lain yang mencolok terjadi di musim 2019 saat Persebaya Surabaya menghancurkan Arema FC dengan skor 4-1 di Gelora Bung Tomo. Namun, musim yang sama juga menjadi satu-satunya momen di mana Arema mampu membalas dengan kemenangan telak 4-0 di Malang.
Musim 2018 menjadi awal perseteruan mereka di era Liga 1, dengan masing-masing tim berbagi kemenangan tipis 1-0 di kandang masing-masing. Namun, sejak saat itu, Arema FC kesulitan menjaga konsistensi saat menghadapi rival abadinya tersebut.
Hasil imbang terakhir antara kedua tim terjadi pada musim 2022 ketika laga di Stadion Kanjuruhan berakhir dengan skor 2-2. Sementara di putaran kedua musim itu, Persebaya Surabaya kembali menunjukkan superioritasnya dengan kemenangan 1-0 di Gelora Bung Tomo.
Musim ini, Persebaya Surabaya menunjukkan performa yang stabil di bawah asuhan Paul Munster. Dengan pertahanan solid yang baru kebobolan tujuh gol dalam 12 laga, Green Force menjadi tim yang sulit ditembus.
Arema FC juga tidak boleh dianggap remeh, meski performa mereka belum sepenuhnya konsisten. Di bawah pelatih baru mereka, Singo Edan telah menunjukkan kemampuan untuk tampil mengejutkan, terutama di laga besar seperti derbi ini.
Statistik pertemuan kedua tim di era Liga 1 jelas menunjukkan Persebaya Surabaya lebih unggul dalam setiap aspek. Green Force memiliki kemenangan lebih banyak, mencetak gol lebih banyak, dan menjaga rekor impresif di kandang.
Pertemuan terakhir mereka pada 27 Maret 2024 di Stadion Kanjuruhan menjadi bukti Persebaya Surabaya masih terlalu tangguh bagi Arema. Gol tunggal dari Flavio Silva memastikan Green Force pulang dengan tiga poin penting.
Dengan dukungan penuh dari Bonek di Gelora Bung Tomo, Persebaya Surabaya diprediksi akan kembali tampil agresif. Strategi menyerang yang dikombinasikan dengan pertahanan kokoh menjadi senjata utama Green Force di setiap laga kandang.
Arema FC tentu tidak ingin menjadi bulan-bulanan Persebaya Surabaya di derbi ini. Laga ini menjadi kesempatan besar bagi mereka untuk membuktikan Singo Edan masih layak bersaing di papan atas Liga 1.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
