Paul Munster siap berikan yang terbaik untuk membawa Persebaya Surabaya menang atas Persija Jakarta. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus mempersiapkan diri jelang laga penting melawan Persija Jakarta pada pekan ke-11 Liga 1 2024-2025. Fokus utama pelatih Paul Munster saat ini adalah meningkatkan penyelesaian akhir timnya yang masih menjadi kelemahan.
Meski berada di posisi runner-up klasemen sementara, Persebaya Surabaya baru mencetak sembilan gol dari 10 pertandingan. Catatan ini jelas menjadi pekerjaan rumah besar mengingat Green Force membutuhkan lebih banyak gol untuk bersaing di papan atas.
Statistik menunjukkan Persebaya Surabaya telah mencatatkan 39 peluang on target dari total 80 percobaan sepanjang musim ini. Namun, konversi peluang menjadi gol masih rendah, dengan rata-rata empat peluang dibutuhkan untuk mencetak satu gol.
Paul Munster mengakui timnya perlu lebih efektif dalam menyelesaikan peluang yang ada. Oleh karena itu, sesi latihan terakhir tim difokuskan untuk mengasah kemampuan finishing touch para pemain.
“Penyelesaian akhir adalah hal yang masih perlu banyak diperbaiki,” ujar Munster usai sesi latihan Sabtu (16/11). Menurutnya, ketajaman di depan gawang menjadi elemen penting yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi Macan Kemayoran.
Laga melawan Persija Jakarta menjadi ujian berat bagi Persebaya Surabaya, terutama di tengah performa impresif Persija dalam tiga laga terakhir mereka. Tim asuhan Carlos Pena itu datang ke Surabaya dengan motivasi tinggi untuk merebut poin penuh.
Paul Munster menyadari tantangan besar ini dan telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Persija. Ia bahkan menciptakan atmosfer kompetisi internal yang ketat dalam latihan untuk memaksimalkan potensi pemainnya.
“Kadang bermain melawan sesama pemain kami sendiri di latihan malah lebih bagus. Persaingan ini mendorong setiap pemain berjuang lebih keras untuk tampil sebagai starter,” tambahnya.
Persebaya Surabaya akan menjamu Persija di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (22/11). Dengan posisi Persebaya Surabaya di peringkat kedua dan Persija di peringkat kelima, hanya selisih tiga poin yang memisahkan kedua tim.
Duel klasik ini dipastikan berlangsung sengit karena kedua tim memiliki ambisi besar. Persebaya Surabaya ingin memanfaatkan laga kandang untuk mengamankan posisi di papan atas, sementara Persija bertekad memperkecil jarak dengan tim-tim di atasnya.
Sejak awal musim, Persebaya Surabaya telah menunjukkan soliditas permainan, tetapi kekurangan daya serang menjadi kendala utama. Flavio Silva yang diharapkan menjadi mesin gol baru mencetak dua gol dari 10 laga, sehingga kontribusinya masih jauh dari harapan.
Pelatih Munster berharap pemain lain seperti Bruno Moreira dan Francisco Rivera dapat memberikan tambahan ancaman di lini depan. Selain itu, dukungan dari pemain sayap seperti Malik Risaldi juga sangat diandalkan untuk menciptakan peluang.
Namun, Munster tetap optimistis timnya mampu tampil maksimal melawan Persija. Ia percaya dukungan penuh Bonek dan Bonita di Gelora Bung Tomo akan memberikan motivasi tambahan bagi para pemain.
“Kami tahu betapa besar artinya pertandingan ini bagi suporter. Bonek adalah pemain ke-12 kami yang selalu memberikan energi luar biasa,” tegas Munster.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
