Rizky Ridho siap jadi batu sandungan bagi Persebaya Surabaya di pekan ke-11 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram @rizkyridhoramadhani)
JawaPos.com - Sejumlah bek asing dirumorkan bakal jadi rekrutan anyar Persebaya Surabaya guna mendampingi Slavko Damjanovic. Alih-alih mencari pilar asing lagi, mengapa manajemen Green Force tak coba memulangkan Rizky Ridho Ramadhani?
Persebaya Surabaya memang dirumorkan bakal aktif dalam bursa transfer paruh musim Liga 1 2024/2025. Bek tengah jadi sektor yang difokuskan oleh manajemen Green Force guna memperkuat lini belakang.
Saat ini Persebaya Surabaya memang hanya memiliki lima bek asing saja. Mereka adalah Slavko Damjanovic, Kadek Raditya, Riswan Lauhin, Roy Ivansyah, dan Randy May.
Awalnya, Green Force turut merekrut satu bek asing lain Darryl Lachman dari Curacao. Manajemen telah mengumumkan perekrutan sang bek pada Agustus lalu.
Tapi, proses perekrutan Darryl Lachman menemui masalah karena pemain yang bersangkutan mengeluarkan bantahan. Dia secara blak-blakan mengaku tidak ada kesepakatan final antara dirinya dengan Persebaya Surabaya.
Hingga akhirnya proses perekrutan Darryl Lachman batal dan Persebaya Surabaya cuma punya lima bek tengah untuk mengarungi Liga 1 2024/2025. Hanya Slavko yang berstatus pemain asing, sementara sisanya adalah lokal.
Meski dengan keterbatasan bek tengah, lini pertahanan Persebaya Surabaya cukup solid. Green Force baru kebobolan lima gol saja. Catatan itu membuat mereka jadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit bersama Persita Tangerang.
Kukuhnya lini pertahanan Persebaya Surabaya tak lepas dari duet Slavko Damjanovic dan Kadek Raditya. Musim ini, mereka tercatat sudah berduet selama 900 menit alias selalu bermain bersama dan tak tergantikan.
Walau begitu, Persebaya Surabaya seolah belum puas. Mereka berencana mendatangkan bek tengah lagi untuk Liga 1 2024/2025 pada bursa transfer Desember-Januari nanti.
Sejumlah bek asing pun santer dikaitkan dengan Persebaya Surabaya. Mulai dari Yan Victor, mantan bek Green Force musim lalu, hingga yang terbaru Osama Malik dari Australia.
Yan Victor tidaklah asing bagi Bonek. Bek tengah asal Brasil itu sebelumnya membela Persebaya Surabaya di Liga 1 2023/2024. Kini, dia memperkuat klub Irak, Al-Kahrbaa Club, dengan durasi kontrak yang baru berakhir pada 30 Juni 2025.
Selain itu, Yan Victor juga dikenal memiliki kemampuan intersep dan penguasaan bola yang baik, sebuah kombinasi yang sangat dibutuhkan Persebaya Surabaya saat menghadapi tim-tim dengan serangan cepat. Yan Victor pun termasuk pemain yang disukai Bonek karena punya daya juang tinggi.
Sementara Osama Malik, berstatus bebas transfer setelah dilepas oleh klub India, Odisha FC. Bek berusia 34 tahun itu dikenal bisa bermain di posisi gelandang bertahan dan bek kanan serta memiliki pengalaman di beberapa liga top Asia, termasuk A-League dan Liga India.
Baik Yan Victor maupun Osama Malik bisa jadi tambahan yang bagus untuk Persebaya Surabaya di lini belakang. Sebab, keduanya punya keunggulan masing-masing.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
