
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes (kiri) bongkar alasan di balik rekor tak terkalahkan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (Dok: PSSI)
JawaPos.com – Maarten Paes berbicara mengenai keberhasilan Timnas Indonesia belum merasakan yang namanya kalah dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kiper FC Dallas itu mengungkap kunci dan alasan di balik kesuksesan tersebut.
Timnas Indonesia mengawali langkah di putaran ketiga dengan cukup baik. Skuad Garuda bergabung dengan Jepang karena belum tersentuh kekalahan dalam tiga pertandingan. Bedanya, deretan hasil yang diperoleh semuanya berakhir imbang, tak seperti Samurai Biru yang menyapu bersih kemenangan.
Ya, Garuda selalu meraih hasil imbang dari laga perdana hingga ketiga di Grup C. Saat pertandingan perdana melawan Arab Saudi, Timnas Indonesia membuat kejutan dengan berhasil menahan dengan skor 1-1. Padahal, tim langganan Piala Dunia tersebut berstatus sebagai tuan rumah di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah.
Pada laga kedua, Timnas Indonesia berkesempatan jadi tuan rumah. Tapi, lawan yang dihadapi lebih berat lagi, yakni Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Terbukti, meski main di hadapan puluhan ribu suporter Garuda, tim asuan Shin Tae-yong banyak diserang oleh Australia sepanjang pertandingan. Beruntung Timnas Indonesia terhindar dari kekalahan karena kedua tim bermain imbang sama kuat 0-0.
Nah, hasil imbang itu kemudian berlanjut di laga ketiga melawan Bahrain, Kamis (10/10). Berlangsung di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Timans Indonesia dapat satu poin usai menahan sang tuan rumah dengan skor 2-2.
Dalam laga itu, Timnas Indonesia sebenarnya hampir meraih kemenangan. Tiga poin perdana nyaris direbut Garuda andai mereka tak kebobolan gol kontroversial saat unggul 1-2 hingga injury time babak kedua.
Timnas Indonesia harus puas bermain imbang 2-2 setelah Bahrain mencetak gol pada injury time. Tepatnya menit ke-90+9 lewat Mohamed Mahroon, di mana gol itu jadi kontroversi karena laga seharunya tuntas pada menit ke-90+6.
Maarten Paes sebagai kiper yang mengawal gawang Timnas Indonesia dalam tiga laga tersebut, mengakui bahwa hasil-hasil itu bisa didapat berkat lini pertahanan yang kukuh. Dia pun merasa beruntung.
"Kami tidak terkalahkan sejauh ini, saya rasa karena kami memiliki pertahanan yang baik, yang merupakan elemen penting bagi setiap tim yang sukses. Kami beruntung memiliki kekuatan pertahanan yang solid," kata Maarten Paes dalam jumpa pers pralaga.
Dalam tiga laga tersebut, Timnas Indonesia memakai formasi tiga bek tengah yang dipimpin oleh Jay Idzes. Saat melawan Arab Saudi, dia bermain dengan Calvin Verdonk dan Rizky Ridho.
Lalu, saat menjamu Australia, trio bek Timnas Indonesia dihuni Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner. Adapun ketika berjumpa dengan Bahrain, Ridho dan Hubner digantikan oleh Mees Hilgers dan Jordi Amat. Tapi, Ridho kemudian dimainkan pada babak kedua.
"Saya rasa kami kompak dalam bertahan. Para pemain saling bekerja sama dengan baik, ada banyak tekel, intersep, umpan, dan dukungan satu sama lain," ucap Maarten Paes.
"Begitu juga setelah saya berhasil melakukan penyelamatan, saya mendapat dukungan dan dorongan dari rekan-rekan setim," tambah eks kiper FC Utrecht ini.
Lebih lanjut Maarten Paes mengungkap satu hal yang membuat para pemain Timnas Indonesia bisa solid setiap pertandingan, yakni sama-sama punya satu visi dan tujuan yang jelas untuk Indonesia.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
