
Persib Bandung batal gunakan GBLA untuk jamu Persebaya Surabaya di pekan kedelapan Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@persib)
JawaPos.com — Persib Bandung akhirnya resmi memutuskan untuk menggelar pertandingan pekan kedelapan Liga 1 musim 2024/2025 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Laga tersebut akan berlangsung pada Jumat, 18 Oktober 2024, pukul 15.30 WIB. Keputusan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan matang, meskipun awalnya pertandingan tersebut dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Vice President Operations PT Persib Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, menjelaskan alasan utama pembatalan penggunaan GBLA adalah kondisi stadion yang masih belum siap untuk digunakan sebagai venue pertandingan.
Setelah dilakukan pengecekan langsung ke GBLA, pihak Persib akhirnya memutuskan untuk memilih Si Jalak Harupat (SJH) sebagai alternatif.
"Setelah melakukan pengecekan dan mempertimbangkan sejumlah hal, kami memutuskan pertandingan PERSIB vs Persebaya tetap digelar di Stadion Si Jalak Harupat," kata Andang dikutip dari laman resmi Persib Bandung.
Stadion GBLA, yang masih dalam tahap renovasi, dianggap belum layak untuk menjadi tempat laga krusial antara dua tim besar di Indonesia tersebut.
"Kita masih harus bersabar menunggu rampungnya proses renovasi Stadion Gelora Bandung Lautan Api sampai benar-benar bisa digunakan pertandingan kandang Persib," katanya.
Proses pengambilan keputusan ini melibatkan sejumlah pihak penting di Persib. Selain tim manajemen, pelatih kepala Bojan Hodak, beberapa staf pelatih, dan ofisial juga diajak untuk meninjau langsung kondisi terkini dari GBLA.
Berdasarkan hasil pengecekan tersebut, manajemen Persib menilai GBLA masih belum memenuhi standar untuk menggelar pertandingan besar seperti melawan Persebaya Surabaya, sehingga mereka harus bersabar menunggu renovasi GBLA rampung.
Dengan perpindahan venue ini, laga klasik antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya akan tetap berlangsung tanpa hambatan di Stadion Si Jalak Harupat.
Meski demikian, ada satu faktor lain yang perlu diperhatikan dalam pertandingan ini, yaitu larangan pertandingan dengan penonton yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Larangan ini berlaku bagi Persib setelah panitia pelaksana pertandingan (Panpel) Persib mendapatkan sanksi dari PSSI.
Andang Ruhiat juga menegaskan bahwa meskipun Bobotoh, suporter fanatik Persib, dan suporter Persebaya Surabaya tidak bisa hadir langsung di stadion untuk mendukung tim kesayangan mereka, dia berharap dukungan tetap diberikan dari rumah atau tempat lain melalui layar kaca.
Dukungan dari suporter, meskipun tidak langsung di stadion, tetap menjadi elemen penting bagi Persib dalam pertandingan ini.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
