
Pelatih baru Carlos Pena Persija Jakarta memimpin latihan perdana di Nirwana Park Sawangan, Depok, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2024).
JawaPos.com – Posisi Carlos Pena di Persija Jakarta jauh dari kata aman. Jabatan yang diemban sebagai pelatih kepala Macan Kemayoran, julukan Persija, akan ditentukan sampai akhir tahun alias putaran pertama rampung.
Ketidakamanan posisi Carlos Pena karena rentetan dan performa kurang memuaskan yang ditunjukkan oleh Persija Jakarta. Macan Kemayoran saat ini duduk di peringkat kedelapan karena hanya mampu meraih 9 poin dalam tujuh laga awal di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Persija di tangan Carlos Pena sebenarnya cukup meyakinkan pada tiga pertandingan pertama periode Agustus. Mereka berhasil meraih dua kemenangan dan satu imbang.
Poin penuh didapat saat menjamu PS Barito Putera (3-0) dan Persis Solo (2-1) di Jakarta International Stadium. Sementara hasil sama kuat diperoleh ketika melakoni laga tandang kontra Persita Tangerang (0-0).
Namun, situasi berubah jadi mengkhawatirkan setelah jeda internasional September. Dalam empat laga, Persija hanya dapat dua poin dan menelan dua kekalahan. Sebuah deretan hasil buruk untuk tim sekelas Persija.
Apalagi, dua kekalahan yang didapat cukup dapat sorotan. Pertama mereka kalah dari PSBS Biak (3-1), klub promosi sekaligus juara Liga 2 musim lalu yang belum pernah menang di Liga 1.
Sementara kekalahan kedua diperoleh saat bertandang ke Jawa Barat melawan musuh bebuyutan, Persib Bandung, di mana Persija kalah 2-0.
Adapun dua poin tambahan berasal dari hasil imbang melawan Dewa United FC (0-0) dan PSM Makassar (1-1). Hasil ini dianggap buruk karena Macan Kemayoran bermain sebagai tuan rumah dan dianggap seharusnya bisa meraih poin penuh.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, telah menyatakan bakal melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk dengan pelatih Carlos Pena untuk membahas situasi tim saat ini.
Meski tak memberikan ultimatum, tapi dia menyebut manajemen akan menunggu dan melihat hasil Persija hingga pertengahan musim. Prapanca berharap Carlos Pena dapat memperbaiki performa tim sampai pekan ke-17 alias putaran pertama berakhir pada akhir tahun ini.
Lantas, bagaimana respons Carlos Pena mengetahui tantangan dari manajemen tersebut? Dia menanggapinya dengan tenang dan santai. Pena mengaku tak merasa hal itu jadi tekanan untuk dirinya.
"Dalam sepak bola, Anda selalu merasa tertekan, terutama di klub seperti ini. Sebelum menandatangani kontrak dengan Persija, saya sudah tahu kondisi yang akan saya hadapi di klub ini," ungkap Carlos Pena, Rabu (9/10).
"Jadi, saya tahu, tetapi tekanan selalu ada pada pelatih, selalu ada pada pemain. Kami harus melakukan pekerjaan kami," tambah Pena.
Menurut Carlos Pena, tekanan adalah hal biasa sepanjang dirinya berkarier. Meski jam terbang sebagai pelatih masih seumur jagung, tapi tekanan untuknya bukan hal yang baru.
Karena itu, yang ada di pikiran Carlos Pena saat ini hanyalah memikirkan bagaimana bisa membawa Persija berkembang. Dia tak memikirkan, apalagi khawatir dengan posisinya sebagai pelatih kepala Macan Kemayoran.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
