JawaPos.com-Persebaya Surabaya baru saja meraih kemenangan penting saat menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo. Tak hanya kemenangan, performa para pemain juga mendapat sorotan, terutama dari Malik Risaldi yang berhasil menunjukkan kualitas terbaiknya setelah pulih dari cedera.
Malik yang merupakan salah satu pemain lokal dengan reputasi mentereng kembali membuktikan bahwa pemain Indonesia juga bisa bersinar di antara deretan pemain asing di Liga 1 Indonesia.
Malik Risaldi, yang musim lalu menjadi top scorer lokal dengan 12 gol dan 4 assist, sebenarnya harus menunda debutnya bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025 karena cedera. Namun, begitu kembali ke lapangan, Malik langsung menunjukkan kelasnya. Setelah tampil di pertandingan away melawan Persita, kini ia bermain di kandang sendiri, di hadapan ribuan Bonek dan Bonita yang memenuhi stadion. Malik mencetak dua gol di babak kedua yang membawa timnya menang dan melonjak ke peringkat kedua klasemen sementara.
"Saya sangat senang karena habis cedera, lalu bisa mencetak gol saat main pertama di Gelora Bung Tomo," kata Malik dalam konferensi pers pasca-pertandingan. ”Saya sangat termotivasi melihat banyak penonton, ini kemenangan penting untuk tim kita,” lanjutnya.
Bagi Malik, dukungan besar yang ia terima dari seluruh tim saat cedera sangatlah penting. Bahkan, ia merasa sangat bersyukur memiliki pelatih seperti Paul Munster yang selalu memberikan motivasi untuk kembali dari cedera. Munster percaya pada kemampuannya, dan kepercayaan itu akhirnya dibayar lunas dengan performa gemilang.
Bermain di sayap kanan, Malik kini melengkapi kekuatan serangan Persebaya Surabaya. Di sisi kiri, ada Bruno Moreira yang juga tampil tajam dengan torehan tiga gol sejauh ini. Dengan kombinasi dua winger eksplosif ini, Persebaya Surabaya memiliki potensi besar untuk terus mengancam pertahanan lawan di pertandingan-pertandingan berikutnya. Kini, tinggal menunggu waktu bagi striker asing mereka, Flavio Silva, untuk memecahkan kebuntuan dan mencetak gol perdananya musim ini.
Dalam kemenangan atas Persis Solo, Malik Risaldi menjadi bintang lapangan dengan rating tertinggi, 8.8, berdasarkan data dari Sofascore. Statistik tersebut menunjukkan bahwa pemain lokal tidak kalah bersaing dengan pemain asing dalam hal performa di lapangan. Dengan kerja keras dan konsistensi, Malik membuktikan bahwa kualitas pemain Indonesia dapat bersinar di level tertinggi sepak bola nasional.
Tidak hanya Malik, beberapa pemain lain juga tampil baik dalam laga ini, termasuk Francisco Rivera dengan rating 7.7 dan Bruno Moreira yang mendapat 7.0. Meskipun Bruno tak mencetak gol dalam pertandingan tersebut, peranannya sebagai penggerak serangan tetap signifikan. Begitu pula dengan Mohammed Rashid yang mencatatkan rating 7.0 dan menjadi penyeimbang di lini tengah Persebaya Surabaya.
Sementara itu, Flavio Silva, yang hingga saat ini belum mencetak gol, mendapatkan rating 6.9. Meskipun demikian, harapan tetap tinggi bahwa penyerang asal Brasil ini akan segera menemukan ketajamannya dan membantu Persebaya Surabaya dalam perburuan gelar juara. Pelatih Paul Munster dan seluruh tim terus mendukung Flavio, dengan keyakinan bahwa gol akan segera datang seiring dengan semakin meningkatnya performa tim secara keseluruhan.
Kemenangan atas Persis Solo ini memberikan dorongan moral yang besar bagi Persebaya Surabaya , dan kemenangan ini juga membuktikan bahwa dengan kombinasi pemain lokal dan asing yang seimbang, tim ini memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan di Liga 1 musim ini. Pemain-pemain lokal seperti Malik Risaldi yang tampil gemilang menjadi bukti bahwa Liga 1 Indonesia masih menyimpan banyak talenta yang siap bersaing di level tertinggi.
Berikut adalah rating lengkap para pemain Persebaya Surabaya dalam pertandingan melawan Persis Solo berdasarkan data Sofascore: