
Pelatih tim sepakbola Jawa Timur untuk PON XXI, Fakhri Husaini. (PSSI Jatim via Antara)
JawaPos.com – Tim sepak bola putra Jawa Timur berhasil melaju ke final PON XXI usai mengalahkan tuan rumah Aceh dengan skor 3-2 dalam pertandingan semifinal Senin (16/9) malam. Pertandingan itu digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Di partai final, Jawa Timur akan menghadapi Jawa Barat yang lolos ke partai puncak setelah menyingkirkan Kalimantan Selatan dengan lewat adu penalti 5-4.
Pelatih Jawa Timur Fakhri Husaini bersyukur atas kemenangan menghadapi tuan rumah Aceh. Ia menilai kemenangan tersebut dicapai berkat antusiasme yang tinggi dan kekompakan para pemain.
"Mereka layak masuk ke final, dan kami betul-betul berkonsentrasi untuk meraih emas pada PON Aceh-Sumut ini," katanya, sebagaimana dilansir dari Antara.
Fakhri juga memuji kepemimpinan wasit yang memimpin laga kemarin malam. Ia bersyukur setelah kontroversi laga Aceh vs Sulteng ada respon cepat dari PSSI. Sehingga kejadian-kejadian kontroversial tidak sampai terjadi pada laga ini.
"PSSI bagus merespon cepat kasus pertandingan kemarin (Aceh-Sulteng). Kalau nggak ada kasus kemarin itu mungkin kejadiannya hari ini," imbuh mantan bintang tim nasional Indonesia tersebut.
Dalam kesempatan ini, Fakhri juga turut bersedih karena harus mengalahkan tim tanah kelahirannya di kandang sendiri. Namun ia paham bahwa dalam sepak bola, situasi semacam ini bisa terjadi dan harus tetap profesional.
"Sedih karena saya orang Aceh. Tapi ini sepakbola tentu saya harus bersikap profesional," pungkas Fakhri Husaini.
Pertandingan Aceh versus Jawa Timur berlangsung seru. Baru sekitar tiga menit laga berlangsung, Aceh unggul lebih dahulu lewat tandukan gelandang Refyansyah yang tak mampu diantisipasi kiper Jawa Timur, Aldino Fanani.
Tim tamu tidak tinggal diam. Lewat keuletan membongkar pertahanan Aceh, akhirnya pada menit 31 Jatim sukses menyamakan skor menjadi 1-1 melalui sepakan mendatar Achmad Dwi Firmansyah.
Gol tersebut seakan menjadi titik balik bagi Jatim. Sembilan menit kemudian, tim tamu berbalik unggul 2-1 melalui gol penyerang mereka, Wigi Pratama. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Aceh langsung bermain agresif demi menyamakan kedudukan. Namun, bukannya mencetak gol, mereka malah kembali kebobolan.
Melalui skema serangan balik memanfaatkan celah tim Aceh yang keasyikan menyerang, Wigi Pratama kembali mencetak gol dan membawa timnya unggul 3-1 pada menit 73.
Aceh terus berupaya memperkecil ketertinggalannya, namun hanya satu gol balasan yang tercipta melalui Mahyuddin pada menit ke-87.
Tuan rumah terus berupaya menambah gol, namun enam menit waktu tambahan tetap tidak mampu menyelematkan tuan rumah dari kekalahan.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
