
Ilustrasi petugas SPPG di Jawa Timur sedang menyiapkan menu MBG. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Gizi Nasional (BGN) sepakat mewajibkan menu telur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) minimal tiga kali sepekan guna menyerap surplus produksi peternak.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, kepada forum puluhan asosiasi dan anggota koperasi peternak, menyusul harga telur ayam yang anjlok hingga Rp 20 ribu per kilogram.
"Kami menyampaikan bahwa jika harga telur berada di kisaran Rp 20.000 - Rp20.500 per kilogram, maka peternak ayam petelur pasti akan mengalami kerugian," tutur Emil dalam forum baru-baru ini.
Dalam forum tersebut, disepakati sejumlah poin untuk mengatasi persoalan harga telur yang merosot di tingkat peternak. Pertama, SPPG di Jatim akan menggunakan menu telur minimal 3 kali dalam seminggu dalam porsi MBG.
Emil menyatakan BGN selaku penanggung jawab program Makan Bergizi Gratis (MBG), telah menyetujui kesepakatan tersebut. "Hal tersebut juga sudah kami laporkan kepada Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa)," imbuhnya.
Kesepakatan kedua, asosiasi atau koperasi peternak telur di Jawa Timur bersedia memasok dan mengantar langsung telur ke lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jatim sesuai dengan standar yang telah disepakati.
"Dan telah ada komitmen bersama agar harga di tingkat peternak dapat diupayakan berada di kisaran Rp 24.000 per kilogram. Angka ini akan dinaikkan secara bertahap sesuai dengan harga acuan pemerintah," tegas Emil
Di sisi lain, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana menyebut kesepakatan ketentuan menu telur minimal tiga kali sepekan dalam porsi MBG, diharapkan membantu stabilitas harga telur bagi peternak.
"Tadi disepakati bahwa telur akan dibeli melalui koperasi peternak. Nantinya, SPPG langsung membeli dari koperasi peternak. Intervensi ini akan membuka 8-10 persen pasar baru serapan telur di Jawa Timur,” pungkas Tengku.
Saat ini, harga telur di tingkat peternak berkisar Rp 20.000 - Rp 20.500 per kg. Padahal di tingkat konsumen, harga telur bisa menyentuh Rp 27.500 - Rp 30.000 per kg. Sementara di tingkat SPPG, telur dibeli senilai Rp 25.000 per kg.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
