Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 September 2024 | 22.40 WIB

Ketika Riko Simanjuntak Ditanya Perbedaan Main di JIS dan GBK, Lebih Suka Mana?

Riko Simanjuntak dalam jumpa pers pralaga melawan Dewa United FC. (Dok: Persija) - Image

Riko Simanjuntak dalam jumpa pers pralaga melawan Dewa United FC. (Dok: Persija)

JawaPos.com - Riko Simanjuntak cukup antusias akan kembali bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta bersama Persija Jakarta. Ini jadi kali pertama Macan Kemayoran main di GBK dalam Liga 1 2024/2025.

Pada Liga 1 2024/2025, Persija sudah memainkan empat pertandingan. Dua di antaranya adalah berstatus sebagai tuan rumah, yakni saat melawan PS Barito Putera pada pekan pertama dan Persis Solo pada pekan ketiga.

Namun, dua laga kandang Persija tersebut tidak dimainkan di Stadion Utama GBK. Macan Kemayoran memainkan dua pertandingan kontra Barito Puteta dan Persis tersebut di Jakarta International Stadium. Hasilnya, Persija sukses menang 3-0 atas Barito Putera dan 2-1 atas Persis.

pada pekan kelima yang juga laga kandang ketiga Liga 2024/2025, Persija tak bisa bermain di JIS. Penyebabnya adalah stadion megah yang berada di kawasan Jakarta Utara itu masih dalam tahap loading pasca konser Bruno Mars.

Ya, konser musik penyanyi internasional Bruno Mars baru dilangsungkan di JIS pada 13-15 September lalu. Pengelola stadion membutuhkan waktu selama satu pekan untuk loading agar JIS bisa kembali seperti semula. Karena itu, pertandingan Persija Jakarta vs Dewa United FC tidak bisa dimainkan di JIS.

Untungnya, Macan Kemayoran tetap bermain di Jakarta untuk menjamu Dewa United FC pada Senin (16/9) malam ini, meski tak bisa main di JIS. Persija bakal menantang tamunya dari Banten tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Riko Simanjuntak sebagai salah satu penggawa Persija pun bersyukur. Apalagi, Stadion Utama GBK juga termasuk rumah Macan Kemayoran.

“Ya, kalau buat stadion, tempat pertandingan, tentu GBK dan JIS sama-sama luar biasa ya, sama-sama istimewa," kata Riko Simanjuntak saat ditanya perbedaan kesan bermain di JIS dan GBK.

Menurut Riko Simanjuntak, yang terpenting bagi Persija adalah bisa bermain di Jakarta di hadapan pendukung dan kelompok suporternya sendiri, The Jakmania. "Yang penting kita bermain di depan, di rumah kita sendiri, yang langsung didukung dengan bersama suporter kebanggaan kita," katanya.

"Jadinya itu memberikan motivasi, semangat yang luar biasa di kita, setiap berada di rumah kita sendiri. Berbeda kalau kita main di luar," imbuh winger berusia 32 tahun ini.

Pada musim-musim sebelumnya, Persija memang kerap terusir dari Jakarta. Sebab, rumah mereka dulu hanya satu, yakni Stadion Utama GBK. Jika stadion tersebut tak bisa jadi kandang, mereka harus pergi merantau alias jadi tim musafir.

Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi jadi markas yang paling sering dijadikan kandang. Selain itu, Persija juga pernah bertanding di Solo, Bali, dan kota-kota besar lainnya akibat tak bisa main di Jakarta.

Saat main di luar Jakarta itu, Riko sering merasa Persija tak bermain di rumah. Meskipun berstatus sebagai taun rumah, dia merasa Macan Kemayoran hanya menumpang di stadion kota lain saja.

"Saya bilang sama teman-teman, candaan saya, kalau kita main di luar, itu bukan kita main home, tapi lebih tepatnya menumpang. Karena kita home, tapi main di luar. Tapi, alangkah bagusnya seperti ini, kita bermain home, tapi kita berada di Jakarta," katanya.

Winger sarat pengalaman Persija itupun berharap hal seperti itu tak terjadi lagi. Dia berharap Macan Kemayoran bisa terus bermain di Jakarta, entah di JIS maupun GBK selama Liga 1 2024/2025.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore