Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 September 2024 | 01.04 WIB

Erick Thohir Tiba-tiba Bahas Dedikasi dan Perjuangan Timnas Indonesia, Respons Isu Paspor Ganda?

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) terjun langsung dalam memantau kesiapan SUGBK saat Timnas Indonesia menjamu Australia. (Dok. PSSI) - Image

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) terjun langsung dalam memantau kesiapan SUGBK saat Timnas Indonesia menjamu Australia. (Dok. PSSI)

JawaPos.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir tiba-tiba mengunggah sebuah video yang berisikan pesan untuk tidak mempertanyakan dedikasi dan perjuangan Timnas Indonesia. Unggahan itu muncul saat isu paspor ganda para pemain naturalisasi menyeruak.

Isu paspor ganda dimiliki oleh para pemain naturalisasi Timnas Indonesia muncul dalam beberapa waktu terakhir. Namun, isu semakin keras dan mencuat setelah mantan Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Polandia, Peter Gontha, melontarkan kritik setelah Timnas Indonesia mendapatkan dua angka dari Arab Saudi dan Australia.

Melalui media sosialnya, Dubes RI untuk Polandia periode 2014-2019 itu mengkritik langkah PSSI yang menaturalisasi banyak pemain untuk Timnas Indonesia. Setidaknya ada delapan poin yang dipersoalkan Peter Gontha dalam kegalauannya melihat Garuda banyak dihuni oleh pemain kelahiran luar Indonesia.

Salah satunya terkait status kewarganegaraan dan paspor mereka. Peter Gontha mengaku tahu bahwa naturalisasi para pemain Timnas Indonesia hanya sementara karena mereka punya paspor ganda.

Menurut Peter, jika karier para pemain naturalisasi itu bersama Garuda tuntas, mereka akan membuang status WNI-nya. Dia juga merasa para pemain naturalisasi tak mau membuang sejumlah tunjangan sosial di negara awalnya begitu saja.

Nah, di tengah isu tersebut berhembus kencang, Erick Thohir muncul. Orang nomor satu sepak bola Indonesia itu hadir dengan mengunggah video yang meminta untuk tidak mempertanyakan dedikasi serta perjuangan Timnas Indonesia.

Tapi, Erick Thohir tak secara langsung mengatakan unggahan itu untuk merespons isu yang ada. Dia bahkan tidak menyebutkan maksud dan tujuan kepada siapa unggahan tersebut.

"Jangan pernah pertanyakan dedikasi dan perjuangan kami untuk membawa sepak bola Indonesia ke pentas dunia," tulis Erick Thohir sambil menyertakan emoji hati dan bendera Merah Putih.

PSSI sendiri melalui anggota komite eksekutif (Exco)-nya, Arya Sinulingga telah menanggapi isu tersebut. Dia mengatakan bahwa para penggawa Garuda yang lahir dan besar di luar Indonesia sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tetap menggunakan paspor Indonesia sebagai identitasnya.

"Yang pasti, ketika masuk ke Indonesia, dia pakai paspornya Indonesia. Dan, ketika keluar dari Indonesia, dia juga pakai paspornya Indonesia," jelasnya.

Oleh karena itu, Arya meminta kepada semua pihak untuk tidak lagi menimbulkan huru-hara atau sesuatu yang menjadi kontroversi di media sosial. Apalagi, faktanya menurut dia tidak benar.

"Sudah lah. Enggak usah buat kontroversi-kontroversi yang nggak benar gjtu. Jadi tolong, ayo kita bangga terus dengan timnas kita, bangga terus dengan Merah Purih. Jangan cari-cari alasan dan mengaburkan sesuatu yang sudah baik bagi bangsa kita," ucap Arya.

Selain itu, Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Silmy Karim juga telah meluruskan bahwa seluruh proses yang dijalani oleh para pemain dalam menjalani proses naturalisasi sudah sesuai dengan prosedur dan hukum di Tanah Air.

"Dari proses mendapatkan paspor RI sudah memenuhi persyaratan, termasuk menyerahkan kewarganegaraan lamanya. Mereka mendapatkan paspor sudah melalui proses yang sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Silmy Karim saat dikonfirmasi, Sabtu (14/9).

"Pentahapan dalam prosesnya juga sesuai, bahkan ada Keppres (keputusan presiden)-nya. Jadi sudah diserahkan (paspor lamanya)," imbuh Silmy Karim.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore