
Thom Haye ketika diperkenalkan di Stadion Yanmar, stadion kebanggaan Almere City di pentas Eredivisie musim ini. (X/@almerecityfc)
JawaPos.com — Almere City FC, klub yang relatif masih muda di pentas sepak bola Belanda, kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena prestasi gemilang, tetapi karena keputusan berani mereka untuk merekrut pemain Timnas Indonesia, Thom Haye, dengan nilai transfer yang membuatnya menjadi pemain termahal dalam sejarah klub tersebut.
Dalam situasi genting di mana Almere City berada di zona degradasi dari Eredivisie, keberanian manajemen untuk mendatangkan Thom Haye tentu saja menarik perhatian.
Thom Haye resmi bergabung dengan Almere City pada Jumat, 13 September 2024. Sebagai pemain yang tengah naik daun, kepindahan Thom Haye menjadi sorotan utama dalam bursa transfer musim panas 2024/2025.
Kehadirannya di Almere City sekaligus mengakhiri spekulasi panjang yang menyelimuti masa depan sang gelandang. Sebelumnya, Thom Haye sempat dikaitkan dengan beberapa klub, salah satunya NAC Breda, yang hampir mendapatkan jasanya setelah Thom Haye tertangkap mem-follow akun Instagram klub tersebut.
Namun, dengan kekuatan finansial yang lebih besar, Almere City memenangkan perburuan untuk mendapatkan jasa Thom Haye.
Kepindahan Thom Haye ke Almere City dinilai sangat signifikan. Meski Thom Haye datang dengan status bebas transfer, nilai pasarnya yang diperkirakan mencapai Rp52,13 miliar menjadikannya pemain termahal dalam sejarah Almere City.
Langkah ini mencerminkan ambisi klub untuk bertahan di Eredivisie, setelah mengakhiri musim lalu di posisi ke-13 dan kini berada di zona merah klasemen dengan catatan empat pertandingan tanpa kemenangan dalam musim 2024/2025.
Berdiri pada 14 September 2001, Almere City FC merupakan klub yang relatif muda di dunia sepak bola profesional Belanda. Klub ini awalnya didirikan dengan nama FC Omniworld sebelum kemudian berubah nama menjadi Almere City pada 2010. Meski terbilang klub baru, Almere City telah menunjukkan ambisi besar sejak awal kehadirannya di sepak bola profesional. Namun, langkah mereka untuk menancapkan nama di Eredivisie belum berjalan mulus.
Almere City baru promosi ke Eredivisie pada musim 2023/2024. Dalam debutnya, mereka berhasil menempati posisi ke-13 di klasemen akhir. Meski begitu, perjalanan mereka di musim 2024/2025 dimulai dengan tantangan besar.
Hingga pekan keempat, Almere City masih berada di posisi dua terbawah klasemen Eredivisie tanpa satu pun kemenangan. Dalam situasi genting seperti ini, perekrutan Thom Haye diharapkan mampu menjadi solusi bagi performa buruk mereka di lapangan.
Dengan markas di Yanmar Stadion, yang hanya berkapasitas 4.500 penonton, Almere City tidak hanya membutuhkan perubahan taktik, tetapi juga mentalitas untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Belanda.
Manajemen klub sepertinya menyadari hal ini, sehingga mereka tidak ragu untuk merekrut pemain sekelas Thom Haye, yang diharapkan dapat memberikan pengalaman dan kemampuan teknis di lini tengah.
Thom Haye, yang kini berusia 29 tahun, merupakan gelandang berpengalaman yang telah malang melintang di berbagai klub Belanda. Sebelum bergabung dengan Almere City, Thom Haye sempat membela SC Heerenveen dalam beberapa musim terakhir.
Pemain ini juga pernah memperkuat beberapa klub besar di Belanda seperti AZ Alkmaar, Willem II, dan ADO Den Haag, serta sempat merasakan kompetisi luar negeri bersama US Lecce di Italia.
Kehadiran Thom Haye di Almere City juga menambah bumbu unik, karena dia baru saja memulai karier internasionalnya bersama Timnas Indonesia pada Maret 2024.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
