
Ketua Umum PP The Jakmania Diky Soemarno saat diskusi sekaligus ngobrol santai di Persija Store. (Official Persija)
JawaPos.com – Ketua Umum PP The Jakmania Diky Soemarno berbicara mengenai sosok dan peran gubernur Jakarta dalam membantu Persija Jakarta. Dia menyebut setidaknya ada dua gubernur yang cukup berkesan untuk Macan Kemayoran dan The Jakmania selama menjabat, yakni Sutiyoso dan Anies Baswedan.
Itu dikatakan oleh Diky Soemarno saat manajemen Persija mengadakan diskusi dan ngobrol bareng santai di Persija Store. Dia menyebut baik Sutiyoso dan Anies Baswedan punya peranan besar dalam perkembangan Persija sebagai sebuah klub besar di Indonesia.
"Ada dua gubernur yang membekas di Persija, Sutiyoso dan Pak Anies. Sutiyoso bikin Persija jadi penuh bintang pas 1996/1997 silam, dan Pak Anies ada JIS (Jakarta International Stadium)," kata Diky Soemarno sebagai pimpinan The Jakmania.
Apa yang diutarakan Diky memang tidak salah. Saat Sutiyoso menjabat pada 1997 hingga 2007, Persija bisa dikatakan sedang gacor-gacornya. Istilahnya, Sutiyoso lah yang berhasil mengembalikan Macan Kemayoran ke masa kejayaan.
Bang Yos, sapaan Sutiyoso, kala itu menjabat sebagai pembina Persija selepas menjadi gubernur Jakarta. Ketika berada di dalam tubuh manajemen, dia adalah orang yang tak segan untuk membantu pendanaan Macan Kemayoran.
Pada Liga Indonesia 2001, Sutiyoso membuat Persija jadi dream team. Kala itu dia mendorong DPRD DKI jakarta untuk menyetujui anggaran APBD rutin yang bisa digunakan sebagai operasional klub tiap tahunnya. Sejumlah pemain beken pun didatangkan.
Mulai dari pemain asing kelas wahid seperti Luciano Leandro (gelandang serang/Brasil), Mbeng Jean (kiper/Kamerun), dan Antonio Claudio (bek/Indonesia-Brasil). Mereka dipadukan dengan pemain lokal berlabel Timnas Indonesia, yakni Bambang Pamungkas, Widodo Cahyono Putro, Imran Nahumarury, Nur'alim, Gendut Doni, dan Khair Rifo.
Hasilnya, Persija sukses keluar sebagai juara dan meraih gelar kompetisi kasta tertinggi dalam sepak bola Indonesia. Macan Kemayoran mampu mengalahkan juara bertahan PSM Makassar dengan skor 3-2 pada laga final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Selain membuat Persija jadi dream team, Sutiyoso juga yang berani mengubah warna kostum Persija dari merah-putih menjadi oranye. Dia mengubah warna tersebut agar Macan Kemayoran memiliki ciri khas tersendiri.
The Jakmania juga lahir pada era Sutiyoso. Mereka dilahirkan atas ide Bang Yos dan kelompok suporter Persija tersebut kini menjadi salah satu yang paling terkenal karena kesetiaannya terhadap skuad Macan Kemayoran dari musim ke musim.
Setelah itu, kegemilangan Persija meredup. Prestasinya pun tak pernah muncul. Macan Kemayoran baru bangkit saat berhasil menjuarai Liga 1 2018. Nah, kebangkitan itu tercipta saat Anies Baswedan menjadi gubernur Jakarta.
Selain setia mendukung Persija, Anies juga berperan penting dalam mewujudkan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Stadion yang berada di Jakarta Utara itu dibangun agar dapat menjadi rumah Persija.
Nah, berkaca dari itu, Diky berharap agar gubernur Jakarta berikutnya minimal bisa melakukan hal serupa dan memberikan dukungan penuh kepada Persija dalam mengarungi kompetisi Liga 1 ke depan.
"Jadi percaya cagub DKI nanti harus bisa minimal nyamain lagi yang kemarin, jadi kalian mau bantu apa untuk Persija, para cagub?" katanya.
Persija Jakarta memang tak bisa dilepaskan dalam pesta demokrasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta yang akan digelar pada 27 November mendatang. Saat ini ada tiga pasangan calon (paslon) yang maju, yakni Ridwan Kamil-Suswono, Pramono Anung-Rano Karno, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
