Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Agustus 2024 | 00.07 WIB

Profil Otavio Dutra, Mantan Pemain Persebaya Surabaya yang Kini Perkuat Persibo Bojonegoro di Liga 2 2024/2025

Otavio Dutra, mantan pemain Persebaya Surabaya siap membela Persibo Bojonegoro di Liga 2 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@persibo.bojonegoro) - Image

Otavio Dutra, mantan pemain Persebaya Surabaya siap membela Persibo Bojonegoro di Liga 2 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@persibo.bojonegoro)

JawaPos.com — Persibo Bojonegoro terus memperkuat barisan pemain mereka untuk menghadapi persaingan ketat di Liga 2 Indonesia 2024/2025. Salah satu langkah strategis yang dilakukan klub berjuluk Laskar Angling Dharma ini adalah mendatangkan bek tangguh, Otavio Dutra.

Mantan pemain andalan Persebaya Surabaya ini didatangkan dari PSBS Biak untuk memperkuat lini pertahanan Persibo Bojonegoro. Kepastian bergabungnya Otavio Dutra ke Persibo Bojonegoro diumumkan melalui unggahan di akun Instagram resmi klub, pada Sabtu (24/8).

"Sugeng Rawuh Otavio Dutra. Selamat datang di Bumi Laskar Angling Dharma," tulis Persibo Bojonegoro dalam unggahannya, memperlihatkan antusiasme atas kedatangan pemain naturalisasi tersebut.

Nama Otavio Dutra tentu tidak asing bagi pencinta sepak bola Indonesia, terutama bagi Bonek, pendukung setia Persebaya Surabaya. Pemain kelahiran Fortaleza, Brasil, 22 November 1983 ini dikenal sebagai bek tengah yang tangguh dan andal dalam duel udara.

Sepak terjang Otavio Dutra di kancah sepak bola Indonesia sudah mencuri perhatian sejak pertama kali dia mendarat di Tanah Air. Kini, di usia 40 tahun, Otavio Dutra membuktikan bahwa pengalamannya masih sangat berharga untuk klub yang ingin bersaing di Liga 2 Indonesia, seperti Persibo Bojonegoro.

Perjalanan karier sepak bola Otavio Dutra dimulai jauh sebelum namanya melambung di Indonesia. Lahir di Fortaleza, Brasil, Otavio Dutra mengawali karier profesionalnya bersama CA Juventus, klub asal Sao Paulo.

Meskipun jarak antara Fortaleza dan Sao Paulo mencapai lebih dari 3.000 kilometer, Otavio Dutra rela merantau untuk mengejar mimpinya sebagai pemain sepak bola profesional. Di CA Juventus, bakat besar Otavio Dutra sebagai bek mulai tercium oleh klub-klub besar Brasil.

Salah satu klub yang tertarik dengan kemampuannya adalah Corinthians, tim yang dikenal sebagai langganan juara di Brasil. Otavio Dutra pun bergabung dengan Corinthians dan menghabiskan tiga tahun berharga di klub raksasa tersebut. Meski belum mencicipi banyak menit bermain di tim utama, pengalamannya di sana membekali Otavio Dutra dengan mentalitas juara.

Pada 2003, Otavio Dutra melanjutkan petualangannya dengan pindah ke Esporte Clube Noroeste. Di klub ini, Otavio Dutra mulai merasakan atmosfer sepak bola senior yang lebih kompetitif. Setelah itu, dia membela beberapa klub di Brasil sebelum akhirnya memutuskan untuk merantau ke Eropa pada 2006.

Liga Polandia menjadi destinasi pertama Otavio Dutra di Benua Biru, di mana dia bergabung dengan Pogon Szczecin. Namun, petualangannya di Polandia hanya bertahan satu musim sebelum akhirnya kembali ke Brasil untuk memperkuat Macae Esporte.

Pada 2010 menjadi titik balik dalam karier Otavio Dutra. Dia memutuskan untuk hijrah ke Indonesia dan bergabung dengan salah satu klub legendaris, Persebaya Surabaya. Bersama Green Force, Otavio Dutra menjelma menjadi bek tengah yang tangguh dan andal di lini pertahanan.

Selama membela Persebaya Surabaya berdasarkan data Transfermarkt, Otavio Dutra tampil dalam 54 pertandingan dan menyumbangkan 7 gol serta 5 assist, catatan impresif untuk seorang pemain bertahan.

Ketenangannya dalam mengawal lini belakang dan kemampuan membaca permainan membuat Otavio Dutra menjadi sosok yang sangat diandalkan. Berkat performa gemilangnya, Otavio Dutra sempat diminati oleh beberapa klub besar Indonesia. Namun, setelah meninggalkan Persebaya Surabaya, dia memilih untuk melanjutkan kariernya bersama Persipura Jayapura.

Bersama Persipura, Otavio Dutra membentuk duet yang sangat solid di lini pertahanan bersama Bio Paulin, rekan sesama pemain naturalisasi asal Brasil. Duet ini menjadi mimpi buruk bagi lini serang lawan, membuat Persipura menjadi salah satu tim dengan pertahanan paling kukuh di liga.

Setelah sukses bersama Persipura, Otavio Dutra melanjutkan kariernya dengan memperkuat sejumlah klub seperti Persija Jakarta, Kalteng Putra, dan PSBS Biak. Meski usianya terus bertambah, Otavio Dutra tetap menunjukkan kualitasnya sebagai bek tangguh yang sulit ditembus. Hingga akhirnya, pada Liga 2 Indonesia 2024/2025, dia resmi bergabung dengan Persibo Bojonegoro.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore