
Peter Odemwingie pernah jadi momok yang menakutkan bagi Semen Padang ketika mencetak hattrick ke gawang Kabau Sirah di Liga 1 Indonesia 2017. (Instagram/@maduraunited.fc)
JawaPos.com — Semen Padang FC, klub kebanggaan masyarakat Sumatera Barat, tak selamanya berada di jalur kemenangan. Sejak kembali tampil di Liga 1 Indonesia, tim berjuluk Kabau Sirah ini sudah merasakan asam garam persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Salah satu momen paling memilukan terjadi pada musim Liga 1 Indonesia 2017, ketika Semen Padang harus merasakan kekalahan telak dari Madura United dengan skor memalukan 6-0.
Momen kekalahan besar ini menjadi catatan yang kelam bagi Semen Padang, terutama saat mereka berjuang di tengah kompetisi yang semakin ketat. Namun, sejarah tak selalu berjalan mulus, dan kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Kabau Sirah untuk terus bangkit dan memperbaiki diri.
Pada laga yang digelar pada 12 Juni 2017, Semen Padang bertandang ke markas Madura United pada pekan ke-11 Liga 1 Indonesia. Di hadapan 4.180 penonton di Stadion Pamekasan, tim asal Sumatera Barat tersebut harus menerima kenyataan pahit setelah digunduli 6-0 oleh tuan rumah.
Kekalahan tersebut tidak hanya memukul mental pemain, tetapi juga membuat posisi mereka terpuruk di klasemen sementara Liga 1 Indonesia saat itu.
Semen Padang saat itu sedang dalam performa yang tidak konsisten. Kekalahan besar dari Madura United tersebut juga bukan yang terakhir bagi Kabau Sirah di musim 2017.
Beberapa kekalahan telak lainnya menambah panjang daftar hasil buruk mereka di kompetisi kasta tertinggi Liga 1 Indonesia. Salah satunya adalah kekalahan 4-0 dari PSM Makassar pada 2 Oktober 2017 pada pekan ke-27.
Laga tersebut dihelat di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, di hadapan 14.400 penonton. Di laga itu, Semen Padang benar-benar kewalahan menghadapi permainan cepat dan agresif PSM Makassar yang saat itu sedang dalam performa terbaik.
Tak berhenti di situ, pada musim Liga 1 Indonesia 2019, Semen Padang kembali menelan kekalahan telak. Pada 9 Agustus 2019, mereka harus bertandang ke Bali untuk menghadapi Bali United di pekan ke-13. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Semen Padang kembali menelan pil pahit.
Di hadapan 14.020 penonton, Bali United menghajar Semen Padang dengan skor 4-1. Meski sempat mencetak gol hiburan, Kabau Sirah tidak mampu mengimbangi permainan agresif Bali United yang saat itu dipimpin oleh Stefano Cugurra.
Tak hanya itu, di musim 2017, tepatnya pada 3 September, Semen Padang juga dihancurkan oleh Persipura Jayapura dengan skor telak 3-0. Laga ini berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura, di hadapan 14.236 penonton. Persipura, yang dikenal memiliki kekuatan luar biasa di kandang, benar-benar membuat Semen Padang tak berkutik.
Kegagalan Semen Padang untuk mencuri poin di laga tersebut membuat posisi mereka semakin terpuruk di klasemen Liga 1 Indonesia 2017.
Kekalahan telak lainnya terjadi di pekan ke-33 Liga 1 Indonesia 2017. Pada 4 November 2017, Semen Padang harus bertandang ke Stadion Kanjuruhan untuk menghadapi Arema FC.
Di hadapan 9.141 penonton, Semen Padang mengalami kekalahan dengan skor 5-3. Meski berhasil mencetak tiga gol, pertahanan mereka rapuh dan tidak mampu menahan serangan balik cepat dari tim Singo Edan. Kekalahan ini semakin memperburuk situasi Semen Padang di akhir musim 2017.
Kekalahan demi kekalahan ini tentu menjadi catatan buruk bagi Semen Padang, terutama dalam sejarah mereka di era Liga 1 Indonesia. Namun, kekalahan terbesar yang mereka alami dari Madura United dengan skor 6-0 tetap menjadi yang paling membekas.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
