
Pratama Arhan jalani debutnya bersama Timnas Indonesia saat usianya baru 18 tahun bersama pelatih Shin Tae-yong. (Instagram/@pratamaarhan8)
JawaPos.com — Pratama Arhan, bek kiri berbakat asal Indonesia, telah mencatatkan sejumlah rekor luar biasa di usia muda. Lahir pada 21 September 2002 di Rembang, Jawa Tengah, Arhan dikenal sebagai salah satu talenta sepak bola paling menjanjikan dari Indonesia.
Dengan kecepatan, kemampuan defensif solid, dan etos kerja yang luar biasa, Arhan telah menarik perhatian banyak penggemar sepak bola Tanah Air sejak dini. Salah satu pencapaian besarnya adalah debut di Timnas Indonesia pada usia 18 tahun, sebuah momen bersejarah yang menandai awal perjalanan cemerlangnya di level internasional.
Karier sepak bola Arhan dimulai di akademi sepak bola lokal sebelum akhirnya bergabung dengan PSIS Semarang pada 2018. Di klub tersebut, dia segera menunjukkan kualitasnya sebagai bek kiri yang tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi dalam serangan.
Selama bermain untuk PSIS Semarang, Arhan mencatatkan 13 penampilan dengan total 2 gol dan 1 assist. Keberaniannya di lapangan membuatnya menjadi pemain kunci di tim dan menarik perhatian pencari bakat dari klub-klub nasional maupun internasional.
Keberhasilannya di PSIS Semarang tidak hanya membuktikan bakatnya di level klub, tetapi juga membuka pintu untuk Arhan bergabung dengan Timnas Indonesia.
Pada 5 September 2020, Arhan menjalani debutnya di Timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong. Saat itu, Arhan baru berusia 18 tahun 8 bulan 15 hari.
Meski belum mencetak gol dalam 8 penampilannya bersama Timnas Indonesia U-19, kontribusinya di lapangan sudah cukup untuk menarik perhatian pelatih dan penggemar sepak bola Indonesia.
Debut Arhan di Timnas Indonesia U-19 tersebut menandai langkah awal dari serangkaian rekor gemilang yang dia torehkan di level internasional. Setelah itu, Arhan terus berkembang dan mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23.
Debutnya di Timnas Indonesia U-23 terjadi pada 26 Oktober 2021 saat usianya baru menginjak 19 tahun 10 bulan 5 hari. Dalam 11 penampilannya bersama Timnas indonesia U-23, Arhan berhasil mencetak 2 gol. Performa impresifnya di Timnas Indonesia U-23 semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu bek kiri andalan Indonesia.
Namun, pencapaian terbesar Arhan terjadi pada 29 Mei 2021 saat dia menjalani debut di Timnas Indonesia senior dalam pertandingan melawan Afghanistan. Saat itu, Arhan masih berusia 19 tahun 5 bulan 8 hari. Meskipun masih sangat muda, Arhan tampil penuh percaya diri dan menunjukkan bahwa dia pantas bermain di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Sejak debut tersebut, Arhan telah mencatatkan 42 penampilan bersama Timnas Indonesia dan berhasil mencetak 3 gol, sebuah prestasi luar biasa untuk seorang bek kiri.
Keberhasilan Arhan dalam menembus Timnas Indonesia senior pada usia yang relatif muda tidak lepas dari peran pelatih Shin Tae-yong yang memberikan kepercayaan penuh kepada pemain muda ini.
Shin Tae-yong melihat potensi besar dalam diri Arhan dan memberinya kesempatan untuk tampil di berbagai turnamen internasional. Berkat bimbingan dari pelatih asal Korea Selatan tersebut, Arhan terus berkembang dan menjadi salah satu pemain paling konsisten di Timnas Indonesia.
Selain Timnas senior, Arhan juga mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22. Debutnya di Timnas Indonesia U-22 terjadi pada 29 April 2023 saat usianya menginjak 21 tahun 4 bulan 8 hari. Meski baru bermain dalam 4 pertandingan dan belum mencetak gol, kontribusi Arhan di lini belakang Timnas Indonesia U-22 sangat penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri, Arhan semakin matang dalam permainannya dan siap menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
