
Toni Firmansyah saat memperkuat Timnas Indonesia U-19. (Instagram/@jonathanyohvino)
JawaPos.com – Wonderkid Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah menyita perhatian publik di tengah euforia Timnas Indonesia U-19 yang baru saja menjadi kampiun Piala AFF U-19 2024 yang diadakan di Surabaya, apalagi setelah menaklukkan Thailand dengan skor 1-0 di Gelora Bung Tomo, pada Senin (29/7) malam.
Pada beberapa laga saat Toni diberi kesempatan merumput, pemuda berusia 19 tahun itu terlihat memakai kaus kaki yang dilubangi pada beberapa sisi belakang. Hal tersebut membuatnya menjadi sorotan netizen atas keunikan tersebut.
Fenomena kaos kaki pemain sepak bola yang dilubangi telah menarik perhatian banyak penggemar dan analis olahraga. Mungkin terlihat aneh, tetapi semakin banyak pemain yang memilih untuk memotong atau melubangi kaos kaki mereka sebelum pertandingan.
Meskipun tampaknya ini hanyalah gaya atau tren mode, ada alasan praktis di balik tindakan melubangi kaos kaki. Beberapa pemain terkenal seperti Gareth Bale, Danny Rose, hingga Marko Simic sering terlihat mengenakan kaos kaki dengan lubang di bagian betis atau tumit. Hal yang sama berlaku untuk Toni Firmansyah, yang mengikuti tren ini selama pertandingan penting.
Ternyata terdapat alasan spesifik dan efek dari praktik melubangi kaus kaki dalam dunia sepak bola, yang telah dirangkum Jawa Pos dari Sport Bible sebagai berikut:
Banyak pemain yang mengeluh tentang tekanan yang ditimbulkan oleh kaos kaki yang ketat, terutama pada bagian betis. Tekanan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan kram otot selama pertandingan. Dengan melubangi kaos kaki, pemain dapat mengurangi tekanan ini, memungkinkan aliran darah yang lebih baik dan mengurangi risiko cedera otot.
Kaos kaki yang dilubangi juga membantu meningkatkan sirkulasi udara di sekitar kaki dan betis. Ini sangat penting dalam pertandingan yang panjang dan intens, di mana kaki pemain cenderung berkeringat. Lubang pada kaos kaki memungkinkan kaki untuk ‘bernapas’ dan menjaga kaki tetap kering dan nyaman.
Blister atau lecet sering kali menjadi masalah bagi pemain sepak bola, terutama selama pertandingan yang intens. Gesekan antara kaos kaki dan kulit dapat menyebabkan lecet yang menyakitkan. Dengan melubangi kaos kaki, pemain dapat mengurangi gesekan ini dan mencegah lecet, menjaga performa mereka tetap optimal.
Dokter olahraga dan fisioterapis juga mulai mengakui manfaat dari kaos kaki yang dilubangi. Menurut mereka, mengurangi tekanan pada betis dan meningkatkan sirkulasi udara dapat membantu mencegah cedera otot dan masalah kulit. Ini memberikan justifikasi medis untuk praktik ini.
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas kaos kaki berlubang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun ada manfaat, tidak semua pemain merasakan perbedaan yang signifikan. Hal ini tergantung pada preferensi pribadi dan kondisi fisik masing-masing pemain.
Fenomena kaos kaki pemain sepak bola yang dilubangi mungkin tampak aneh pada pandangan pertama, tetapi ada alasan kuat di balik tren ini. Dari mengurangi tekanan dan ketidaknyamanan hingga meningkatkan sirkulasi udara dan mencegah lecet, banyak pemain merasakan manfaat nyata dari praktik ini.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
