
Kepala Persebaya Future Lab Ganesha Putera berfoto bersama dengan pelatih klub internal Persebaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sepak bola Indonesia melalui inisiatif terbarunya, Persebaya Future Lab. Program ini menuntaskan assessment pelatih Elite Youth pada 12 Juli 2024.
Sebanyak 39 pelatih dari berbagai klub internal Persebaya berkumpul di Kantor Marketing Persebaya di Surabaya Town Square (Sutos) untuk mengikuti proses penilaian yang dipimpin langsung oleh Kepala Persebaya Future Lab, Ganesha Putera.
"Kami mengapresiasi teman-teman pelatih yang ikut assessment," kata Ganesha. "Banyak potensi pelatih muda yang punya kegigihan untuk mau menjadi pelatih yang lebih baik di masa mendatang," lanjutnya, dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.
Assessment tersebut dilakukan melalui serangkaian ujian teori, wawancara, dan diskusi kelompok terarah (focus group discussion). Kompetensi teknis menjadi salah satu aspek utama yang dinilai, selain kemampuan penunjang lainnya seperti penguasaan teknologi informasi, kemampuan berbahasa asing, dan pemahaman akan ilmu olahraga (sport science).
Para pelatih yang mengikuti assessment berasal dari 20 klub internal Persebaya. Mereka memiliki berbagai tingkat lisensi kepelatihan, mulai dari lisensi D hingga A. Elite Youth Persebaya membagi jenjang staf pelatih menjadi tiga kategori: Elite Youth Utama, Elite Youth Madya, dan Elite Youth Pratama. Pembagian ini bertujuan untuk menciptakan struktur yang lebih jelas dan terarah dalam pengembangan talenta muda.
Elite Youth Persebaya sendiri adalah kelompok pesepak bola muda elite yang nantinya akan mengisi skuad tim Persebaya dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Kompetisi ini mencakup kategori usia U-16, U-18, dan U-20, yang direncanakan akan berlangsung pada akhir September atau awal Oktober tahun ini.
Program ini diharapkan bisa melahirkan generasi baru pesepak bola berbakat yang akan membawa nama Persebaya dan Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Ganesha menambahkan, "Hasil assessment akan kami godok lebih dulu, baru nanti diumumkan siapa saja pelatih yang lolos untuk menangani Elite Youth Persebaya."
Para pelatih yang lolos assessment nantinya akan terlibat dalam Talent Audition yang dijadwalkan berlangsung pada 26-28 Juli mendatang. Audisi ini merupakan jalur penting untuk menyeleksi pemain-pemain muda yang berpotensi menjadi bagian dari tim utama Persebaya.
Ernando Ari, Andhika Ramadhani, Marselino Ferdinan, dan Tony Firmansyah adalah beberapa contoh sukses pemain yang telah melalui jalur ini dan kini menjadi pilar penting dalam tim.
Dalam keseharian, pemain yang masuk dalam kelompok elite youth akan menjalani program latihan intensif dan evaluasi berdasarkan kurikulum yang telah disusun oleh Persebaya Future Lab.
Departemen baru di Persebaya ini tidak hanya fokus pada pembinaan elite youth tetapi juga mencakup pengembangan pemain dari tingkat akar rumput (grass root) dan inovasi-inovasi lain di dunia sepak bola.
Persebaya Future Lab merupakan inisiatif yang menjanjikan, karena menempatkan pengembangan pelatih dan pemain muda dalam satu kesatuan yang terstruktur dan terarah. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan klub tidak hanya bergantung pada bakat-bakat yang ada saat ini, tetapi juga secara aktif menciptakan dan mengembangkan bakat-bakat baru.
Selain itu, pendekatan holistik yang diterapkan dalam assessment ini, dengan menilai kemampuan teknis dan non-teknis, menunjukkan Persebaya sangat serius dalam mengembangkan kualitas pelatih dan pemain. Ini juga membuktikan bahwa Persebaya tidak hanya mengejar prestasi jangka pendek tetapi juga mempersiapkan masa depan sepak bola Indonesia dengan lebih matang.
Persebaya Future Lab akan terus berinovasi dan mencari cara untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan pengembangan pemain. Dalam beberapa tahun ke depan, program ini diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak pelatih berkualitas tinggi yang mampu mendidik dan mengarahkan pemain muda untuk mencapai potensi terbaik mereka. Ini adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya menguntungkan Persebaya, tetapi juga sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
