Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juni 2024 | 19.25 WIB

Hasil Kongres Biasa PSSI Dorong Transformasi Liga Indonesia yang Tertahan di Peringkat 28 Asia dan 6 Asia Tenggara

TRANSFORMASI: PSSI berusaha mendorong transformasi Liga Indonesia agar bisa bersaing di level Asia Tenggara dan Asia sama seperti Timnas Indonesia. (PSSI) - Image

TRANSFORMASI: PSSI berusaha mendorong transformasi Liga Indonesia agar bisa bersaing di level Asia Tenggara dan Asia sama seperti Timnas Indonesia. (PSSI)

JawaPos.com — Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa transformasi Liga Indonesia segera dilakukan. Tidak hanya perubahan manajerial dan pelaksanaan Liga yang dikelola oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Erick juga mendesak pembentukan Liga 4 sebagai bentuk terobosan demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Langkah untuk menggelar Liga 4 ini direncanakan dalam dua tahun ke depan dan diharapkan mampu meningkatkan mutu sepak bola Tanah Air. Wacana tersebut diungkapkan oleh Ketum PSSI Erick Thohir saat membuka Kongres Biasa PSSI 2024 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2024).

Kongres Biasa PSSI tahun ini dihadiri oleh 31 perwakilan asosiasi provinsi (asprov), 15 perwakilan Liga 1, 12 dari Liga 2, dan 13 tim Liga 3, serta empat perwakilan dari asosiasi.

"Liga harus bisa bertransformasi. Ada yang salah jika liga kita sekarang nomor 28 di Asia dan nomor 6 di Asia Tenggara. Jika Liga 1 dan 2 harus bertransformasi, maka Liga 3 dan 4 harus terus didorong dengan perbaikan manajemen liga. Oleh sebab itu, saya minta seluruh stakeholder mendukung niat baik ini. Harus ada terobosan. Jika ada yang tidak mau, ya jangan salahkan jika tertinggal," ujar Erick Thohir.

Erick juga menambahkan bahwa kehadiran Liga 4 bisa menjadi opsi untuk mencari bibit-bibit terbaik pesepak bola Indonesia. Kompetisi sepak bola Indonesia saat ini dinilai masih kurang secara kuantitas. Saat ini, kompetisi sepak bola Indonesia hanya ada di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Erick berencana Liga 4 akan menjadi terobosan untuk meningkatkan sepak bola Indonesia.

Selain itu, akan ada penambahan kuota pemain asing menjadi delapan pemain per klub di Liga 1 musim 2024/2025. Tujuannya adalah agar klub-klub Liga 1 bisa bersaing di Asia dan meningkatkan peringkat kompetisi Indonesia.

PSSI sebenarnya sudah mulai meningkatkan nilai Liga 1 dengan diadakannya VAR sejak babak Championship Series kemarin. Namun, Erick menegaskan bahwa VAR saja tidak cukup dan harus ada beberapa terobosan ke depan. "Kami sudah ada VAR, tetapi kami harus melakukan perbaikan sistem di kompetisi untuk tahun ini. Ini harus didukung oleh semua stakeholder yang mempunyai niat baik untuk sepak bola Indonesia," ungkap Erick Thohir.

Tingkat kompetisi yang lebih baik akan memengaruhi prestasi Timnas Indonesia. Selain itu, para suporter juga akan merasakan dampak positif dari kemajuan kompetisi di Indonesia. "Ketika suporter ingin pulang ke rumah tentu saja harus selamat. Ini tanggung jawab dari kompetisi dan klub, jadi kami akan terus melakukan terobosan," sebutnya. "Kami harus berjalan cepat seperti kereta cepat di mana penumpangnya merasakan kenyamanan dan selamat sampai tujuan," tutup Erick Thohir.

Hasil Kongres Biasa PSSI 2024 mencakup beberapa poin penting yang diharapkan dapat mendorong reformasi dan kemajuan sepak bola Indonesia:

1. Sinkronisasi Permendagri No. 22 Tahun 2011: Menteri Dalam Negeri akan menyelaraskan aturan agar APBD bisa digunakan untuk pendanaan kompetisi sekolah dan sepak bola amatir (Liga 3), tetapi bukan untuk klub.

2. Laporan Keuangan PSSI: PSSI melaporkan pendapatan hampir 700 miliar selama satu tahun terakhir, dengan 300 miliar berasal dari bantuan pemerintah untuk Piala Dunia U-17 dan sisanya dari usaha sendiri.

3. Peningkatan Dana Asprov: Dana untuk setiap Asprov naik dari 300 juta menjadi 500 juta per tahun.

4. Pelunasan Utang PSSI: PSSI akan mencicil hutang sebesar 20 miliar dari total 90 miliar, dengan harapan utang tersebut bisa lunas dalam 2-3 tahun ke depan.

5. Review Kompetisi oleh PT LIB dan Klub: PT LIB dan klub diberi kesempatan untuk mereview soal kompetisi musim depan, termasuk jadwal, regulasi, dan kuota pemain asing.

6. Jadwal Kompetisi 3 Musim ke Depan: PSSI meminta PT LIB untuk segera membuat jadwal kompetisi tiga musim ke depan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore