
Markifer FC saat bermain di Stadion Bukit Jalil, dengan jersey Timnas Indonesia. (istimewa)
JawaPos.com – Fenomena Fun Football tengah menjadi hal populer di Indonesia, karena berkembangnya peminat dan makin banyak tim yang memfasilitasi, termasuk Markifer FC yang telah hadir dan memberikan inovasi dalam dunia tersebut.
Markifer FC merupakan sebuah tim fun football yang berasal dari Yogyakarta, dan kini mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai tim fun football Indonesia pertama yang bermain di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, pada Sabtu, 11 Mei 2024.
Tak hanya itu, mereka juga menjadi satu-satunya tim fun football Indonesia yang mendapatkan kesempatan bermain di stadion tersebut di luar jadwal resmi dan agenda Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Stadion Bukit Jalil sendiri pernah menjadi memori pahit bagi Timnas Indonesia, ketika pasukan Alfred Riedl harus takluk 3-0 dari Timnas Malaysia, sehingga memupus harapan Garuda untuk meraih gelar juara Piala AFF 2010.
“Empat belas tahun silam stadion ini menjadi pemutus semua mimpi kami yang masih remaja. Membuat penyesalan dan mimpi buruk hingga hari ini. Ketika garuda terbang tinggi sayap sayap patah terkubur disini. Dibumbui drama berkepanjangan tak hanya laser dan teror penonton tapi hingga isu ruang ganti dan Alphard,” tulis @markiferfc dalam unggahannya, Selasa (14/5).
Dalam kesempatan berharga tersebut, Markifer FC juga diperkuat oleh mantan kiper dari Persebaya Surabaya, yang kini bermain untuk Sulut United, yakni Dimas Galih Pratama.
BEDA DARI YANG LAIN
Tim ini didirikan pada tahun 2020 oleh Nanang Akhmad, dan dikenal dengan keunikan dalam gaya bermainnya. Alih-alih mengenakan jersey komunitas seperti kebanyakan tim fun football lainnya, Markifer FC lebih memilih untuk tampil dengan menggunakan jersey original dari klub atau negara tertentu.
Misalnya, mereka sering terlihat menggunakan jersey terbaru Timnas Indonesia dan klub-klub lokal macam Persib Bandung, Persebaya Surabaya atau Persija Jakarta. Lebih jauh dari itu, mereka pernah ‘cosplay’ dengan jersey klub-klub ternama seperti Liverpool dan Manchester United secara fullkit.
Di Stadion Bukit Jalil kemarin, skuad Markifer FC mengenakan jersey Timnas Indonesia terbaru versi kandang dan tandang dari apparel Erspo, komplit dengan nameset dan patch yang telah terpasang rapi di jerseynya.
Selain itu, mereka juga mengenang tragedi kekalahan Timnas Indonesia atas Malaysia 14 tahun silam, dengan memakai jersey Nike versi away, yang kala itu dipakai pasukan Garuda.
BANTU EKONOMI KLUB LOKAL
Melalui keterangan dari CEO dan founder Markifer, Nanang Akhmad, kepada JawaPos pada Selasa (14/5), keputusan untuk mengenakan jersey original ini tidak hanya sebagai bagian dari gaya mereka, namun juga sebagai wujud dukungan dan penghormatan terhadap klub atau negara yang diwakili oleh jersey tersebut.
“Kita pakai jersey lokal tentunya untuk membantu pemasukan klub juga, kan kalo setim bisa seragam gitu kan buat foto makin bagus, kayak cosplay beneran, yang main juga makin seneng, kan,” tutur Nanang Akhmad.
Hal ini menunjukkan bahwa Markifer FC bukan hanya sekadar tim fun football biasa, tetapi juga memiliki rasa kebanggaan dan integritas yang tinggi dalam menghadirkan semangat bermain sepak bola yang positif dan kebahagiaan saat memainkannya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
