
Eks Pemain Persebaya Sutikno
Momen itu masih diingat publik sepak bola nasional. Pada musim 2009, bek legendaris Persebaya Anang Ma'ruf patah tangan karena ditekling oleh Sutikno. Bagaimana kabarnya Sutikno sekarang?
Sidiq Prasetyo, Surabaya
Seorang petugas keamanan di sebuah bank di Menganti, Gresik, dengan ramah membuka pintu kepada nasabah yang hendak masuk. Seragamnya berwarna kombinasi coklat tua dan muda. Tak lupa dia mengucapkan salam ketika bertemu nasabah.
Namun, sebenarnya, dia bukan petugas keamanan biasa. Sebab, lelaki yang bernama Sutikno tersebut pernah membela Persebaya Surabaya dengan posisi sebagai bek kiri. Tidak mudah bagi seorang pesepak bola bisa menembus Green Force, julukan Persebaya, di masa itu.
''Saya bergabung di musim 2005 atau setelah Persebaya juara Divisi Utama. Namun, saya baru bergabung di putaran I,’’ kenang Sutikno di sela-sela menjalankan rutinas kerjanya.
Diakuinya, persaingan di posisinya sangat ketat. Di situ ada bek senior, Mat Halil, yang susah tergantikan. ''Setelah itu, saya membela beberapa klub. Dimulai di PSIR Rembang musim 2006-2007,’’ jelas Sutikno.
Dari Laskar Dampo Awang, julukan PSIR, pada 2008, lelaki asal Kendung, Surabaya, itu bermain di Mitra Kutai Kartanegara atau Mitra Kukar. Dengan usia yang semakin matang, banyak klub yang meminang Sutikno.
''Pada 2009, saya bergabung Persitara Jakarta Utara,’’ lanjut lelaki kelahiran 1985 itu. Di klub inilah, nama Sutikno sempat jadi sorotan.
Penyebabnya, dalam sebuah pertandingan di pentas Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. Dia melakukan tekling horor kepada bek legendaris Persebaya Anang Ma’ruf di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan Jakarta Selatan, 11 November 2009.
Akibat tekling itu Anang Ma’ruf harus dilarikan ke rumah sakit MMC, Kuningan Jakarta. Anang diganjal keras oleh Sutikno, sehingga siku tangan kirinya patah
Ironisnya, selain pernah bermain bersama Anang Ma’ruf di Persebaya, Sutikno juga didikan dari klub yang sama yakni Indonesia Muda (IM) Surabaya. Sutikno mengakui, usai kejadian itu keluarganya di Surabaya sempat tidak nyaman dan dia akhirnya meminta maaf kepada Anang.
Menarik, di musim berikutnya, Sutikno dan Anang Ma’ruf malah bermain di satu tim, Deltras Sidoarjo. Keduanya sama-sama menempati posisi inti. ’’Saya di bek kiri dan Anang Ma’ruf di bek kanan,’’ lanjut Sutikno.
Setelah dari The Lobster, julukan Deltras, Sutikno melanglang ke Persiba Balikpapan (2011) dan Arema pada 2012. Pada 2013, dia sempat vakum karena cedera.
''Pada 2014 saya kembali bermain dengan membawa Borneo FC juara Divisi Utama dan lolos ke kasta teratas. 2015 saya sempat ke Persida Sidoarjo tapi batal karena kompetisi dibekukan,’’ papar Sutikno.
Klub Mojokerto Putra (MP) menjadi pelabuhan terakhirnya sebagai pemain. Sutikno mengingatnya di 2016, dia membela klub itu di Piala Presiden yang dilaksanakan di Serang dan Cilegon, Banten.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
