
Bergson (kiri) yang jadi striker JDT. (Dok. Instagram Bergson)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya, klub besar yang selalu mendulang prestasi di kancah sepak bola Indonesia, tampaknya tengah mempertimbangkan opsi baru untuk posisi striker mereka di musim depan.
Dengan performa yang belum memuaskan dari Paulo Henrique, klub ini sedang mempertimbangkan untuk menggali potensi striker Brasil lain yang dapat mengisi ketajaman lini depan Green Force tersebut.
Sejarah Persebaya Surabaya dalam merekrut bomber asal Brasil memang tidak dapat dipandang sebelah mata. Sejak beberapa musim terakhir, klub ini telah menggunakan jasa beberapa striker Brasil seperti David da Silva, Jose Wilkson, Paulo Victor, dan yang terkini adalah Paulo Henrique. Namun, sayangnya, keberhasilan mereka tidak selalu konsisten di tim Green Force.
Jika melihat catatan yang ada, hanya David da Silva yang berhasil menunjukkan konsistensi yang memuaskan sebagai striker utama Persebaya Surabaya. Sementara tiga striker lainnya, termasuk Paulo Henrique, dinilai belum mampu memberikan kontribusi yang signifikan untuk tim.
Paulo Henrique sendiri hanya mampu mencetak 3 gol dari 10 laga bersama Persebaya Surabaya sejak kedatangannya paruh musim lalu. Performanya juga dipengaruhi oleh kartu merah yang dia terima dalam pertandingan melawan Borneo FC, yang akhirnya berujung pada kekalahan tim.
Performa Paulo Henrique ketika bersama Persebaya Surabaya berdasarkan data dari Statoskop:
Main 10
Menit 900
Inti 10
Gol 3
Umpan Gol 0
Umpan Kunci 4
Dengan kondisi ini, peluang bagi Persebaya Surabaya untuk mempertimbangkan penggantian striker Brasil ini semakin terbuka lebar. Salah satu opsi menarik yang bisa dipertimbangkan adalah striker bintang dari Liga Super Malaysia, Bergson, yang saat ini bermain untuk Johor Darul Takzim.
Bergson telah menjadi sosok yang konsisten dan produktif di Liga Super Malaysia selama beberapa musim terakhir. Dengan rata-rata gol di atas 20 gol setiap musimnya, Bergson tentu menjadi pilihan menarik bagi Persebaya Surabaya.
Di musim terakhir, Bergson bahkan sukses mencetak 4 gol dari 6 pertandingan di ajang AFC Champions League, menunjukkan bahwa kemampuannya tidak hanya terbatas pada kompetisi domestik.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
