
HARUS PENSIUN LEBIH CEPAT: Robertino Pugliara ketika menerima tekel keras Wahyudi Hamisi di laga Persebaya Surabaya vs Borneo FC pada 13 Oktober 2018. (Instagram Robertino Pugliara)
JawaPos.com — Pada suatu pertandingan yang memanas antara Persebaya Surabaya dan PSS Sleman, Minggu (3/3), tragedi mengguncang dunia sepak bola ketika Wahyudi Hamisi menendang kepala Bruno Moreira yang terkapar kesakitan.
Robertino Pugliara, pemain yang memiliki bakat luar biasa, harus mengakhiri kariernya karena mengalami cedera serius akibat tekel kejam dari Wahyudi Hamisi pada 2018.
Namun, meskipun harus menutup babak penting dalam kariernya lebih cepat, Robertino Pugliara menunjukkan sikap yang luar biasa dengan tidak menyerah dan akan dikenang sebagai salah satu pemain ikonik Persebaya Surabaya.
Debut Pugliara di Persebaya Surabaya terjadi dalam pertandingan melawan Madura United di Gelora Bung Tomo (GBT) pada 28 Januari 2018. Setelah melewati perjuangan yang panjang dalam pemulihan cederanya, Robertino Pugliara akhirnya turun ke lapangan menggantikan kapten Rendi Irwan pada menit ke-65.
Meskipun baru bergabung dengan tim selama seminggu, Pugliara mampu menunjukkan performa yang cukup baik.
Meski tidak mencuat dengan penampilan yang gemilang, Robertino Pugliara berhasil menunjukkan kualitasnya dengan beberapa pergerakan yang menyulitkan lawan. Dalam waktu 25 menit di lapangan, dia berhasil melepas lima umpan akurat dan mengalami lima kali tekel dari lawan.
Meskipun dihadapkan pada permainan keras, Robertino Pugliara tetap tenang dan fokus dalam menjalani debutnya. Dia bahkan mengungkapkan rasa bangganya bisa bermain di hadapan lebih dari 50 ribu penonton yang hadir di GBT.
"Ya, ini debut saya, ingin berikan yang terbaik pastinya," beber Robertino Pugliara ketika itu dikutip dari Jawa Pos Koran Edisi 29 Januari 2018.
"Senang sekali. Luar biasa suporternya. Saya harap bisa kembali bermain lagi," tambahnya ketika itu.
Meskipun pertandingan tersebut adalah debutnya bersama Persebaya, Robertino Pugliara mengaku tidak merasa grogi. Baginya, situasi tersebut sudah menjadi bagian dari rutinitas yang harus diatasi dengan profesionalisme.
Meskipun pernah mengalami cedera serius yang membuatnya harus absen dari lapangan, Robertino Pugliara menunjukkan sikap yang tangguh dan optimistis dalam menghadapi tantangan baru ini. “Tidak. Sudah biasa seperti ini, harus bisa atasi,” ujarnya kala itu.
Melalui debutnya ini, Robertino Pugliara menyatakan harapannya untuk bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi tim dan membantu Persebaya Surabaya meraih kesuksesan di masa mendatang.
Meskipun demikian, Angel Alfredo Vera selaku pelatih Persebaya Surabaya saat itu enggan memberikan komentar banyak tentang debut Robertino Pugliara. Vera sepertinya sudah yakin dengan kualitas yang dimiliki oleh pemain tersebut. "Saya harap begitu. Saya akan kerja keras untuk itu," tegasnya kala itu.
Meskipun harus mengakhiri kariernya karena cedera serius karena tekel berbahaya Wahyudi Hamisi yang membuat tulang fibula kaki Robertino Pugliara patah di Stadion Gelora Bung Tomo, Robertino Pugliara berhasil menunjukkan semangat dan determinasi yang luar biasa ketika berseragam Persebaya Surabaya.
Meskipun perjalanan karirnya penuh liku-liku, Robertino Pugliara tetap menjadi contoh inspiratif bagi para penggemar sepak bola, menunjukkan bahwa ketangguhan dan semangat pantang menyerah adalah kunci untuk mengatasi segala rintangan dalam hidup.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
