
Ernando Ari. (KARIM JAAFAR/AFP via Jawa Pos)
Status sebagai kiper nasional Indonesia sudah ada di tangan Pemain Persebaya Surabaya Ernando Ari. Tapi, siapa sangka, dia juga sempat diragukan di awal karir.
Sidiq Prasetyo, Surabaya
Ernando Ari Sutaryadi sudah diakui kualitas dan kemampuannya. Terbukti dengan status sebagai kiper utama Indonesia di ajang Piala Asia Qatar 2023. Indonesia dibawanya membuat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar.
Bahkan di 2023, Ernando menjadi bagian penting saat Merah Putih berkibar dengan meraih emas cabang olahraga sepak bola di SEA Games 2023 Kamboja. Setelah sebelumnya, Indonesia kali terakhir meraih juara di SEA Games 1991 Manila, Filipina.
Kepercayaan menjadi kiper utama Indonesia itu semua tak lepas juga dari penampilanya yang selalu gemilang di klub asalnya, Persebaya Surabaya, di ajang Kompetisi Liga 1. Ya, sejak 2020, Ernando masuk dalam Skuad Green Force, julukan Persebaya.
Hanya, siapa sangka di awal karirnya sebagai kiper, keraguan sempat diberikan kepada Ernando. ’’Jujur, waktu masuk kali pertama ke PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) Jateng 2017, saya sempat ragu. Ragu dengan posturnya yang termasuk kecil,’’ ungkap pelatih Ernando di PPLP Jateng, Andreas Tri Widagdo, pada Rabu siang (14/2/2024).
Ernando, katanya, masuk melalui pantauan. Pihak PPLP Jateng yang ada di Kota Semarang mendapat info ada kiper potensial dari kota yang sama.
''Jadi Nando masuknya tidak melalui seleksi. Kami dari PPLP Jateng menghubungi untuk trial,’’ ujar Andreas.
Ternyata selama trial, Ernando, katanya, kemampuan kiper kelahiran 27 Februari 2002 itu sudah terlihat. Sehingga, pintu masuk PPLP Jateng pun terbuka.
‘’Di PPLP, Ernando juga dibantu sekolahnya. Dia SMP-nya di SMPN 4 Semarang dan SMA-nya SMAN 11 Semarang,’’ tambah Andreas yang semasa menjadi pemain pernah membela PON Jawa Tengah di Pra PON itu.
Dari PPLP Jateng pula, ingat Andreas, anak asuhnya tersebut bisa menembus Indonesia U-16.
‘’Dia juga ke Garuda Select dan Persebaya Surabaya. Dari U-16 dia di Persebaya sampai sekarang di senior,’’ terangnya.
Meski sudah lama tak menangani Ernando, Andreas mengaku masih sering berhubungan. Hanya untuk bertatap muka langsung, keduanya sudah jarang.
‘’Kesibukan latihan dan bertanding.Apalagi setelah Ernando masuk ke Tim Nasional ,’’ pungkasnya.
Ernandi Ari Sutaryadi bersama rekannya, Diego Alenosa, saat masih di PPLP Jateng.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
