Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Februari 2024 | 20.03 WIB

Cerita Pelatih ketika Meragukan Ernando Ari saat Mulai Berkarir di PPLP Jateng Sebelum Jadi Jagoan Persebaya Surabaya

Ernando Ari. (KARIM JAAFAR/AFP via Jawa Pos) - Image

Ernando Ari. (KARIM JAAFAR/AFP via Jawa Pos)

Status sebagai kiper nasional Indonesia sudah ada di tangan Pemain Persebaya Surabaya Ernando Ari. Tapi, siapa sangka, dia juga sempat diragukan di awal karir. 

Sidiq Prasetyo, Surabaya

Ernando Ari Sutaryadi sudah diakui kualitas dan kemampuannya. Terbukti dengan status sebagai kiper utama Indonesia di ajang Piala Asia Qatar 2023. Indonesia dibawanya membuat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar.

Bahkan di 2023, Ernando menjadi bagian penting saat Merah Putih berkibar dengan meraih emas cabang olahraga sepak bola di SEA Games 2023 Kamboja. Setelah sebelumnya, Indonesia kali terakhir meraih juara di SEA Games 1991 Manila, Filipina.

Kepercayaan menjadi kiper utama Indonesia itu semua tak lepas juga dari penampilanya yang selalu gemilang di klub asalnya, Persebaya Surabaya, di ajang Kompetisi Liga 1. Ya, sejak 2020, Ernando masuk dalam Skuad Green Force, julukan Persebaya.

Hanya, siapa sangka di awal karirnya sebagai kiper, keraguan sempat diberikan kepada Ernando. ’’Jujur, waktu masuk kali pertama ke PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) Jateng 2017, saya sempat ragu. Ragu dengan posturnya yang termasuk kecil,’’ ungkap pelatih Ernando di PPLP Jateng, Andreas Tri Widagdo, pada Rabu siang (14/2/2024).

Ernando, katanya, masuk melalui pantauan. Pihak PPLP Jateng yang ada di Kota Semarang mendapat info ada kiper potensial dari kota yang sama.

''Jadi Nando masuknya tidak melalui seleksi. Kami dari PPLP Jateng menghubungi untuk trial,’’ ujar Andreas.

Ternyata selama trial, Ernando, katanya, kemampuan kiper kelahiran 27 Februari 2002 itu sudah terlihat. Sehingga, pintu masuk PPLP Jateng pun terbuka.

‘’Di PPLP, Ernando juga dibantu sekolahnya. Dia SMP-nya di SMPN 4 Semarang dan SMA-nya SMAN 11 Semarang,’’ tambah Andreas yang semasa menjadi pemain pernah membela PON Jawa Tengah di Pra PON itu.

Dari PPLP Jateng pula, ingat Andreas, anak asuhnya tersebut bisa menembus Indonesia U-16.

‘’Dia juga ke Garuda Select dan Persebaya Surabaya. Dari U-16 dia di Persebaya sampai sekarang di senior,’’ terangnya.

Meski sudah lama tak menangani Ernando, Andreas mengaku masih sering berhubungan. Hanya untuk bertatap muka langsung, keduanya sudah jarang.

‘’Kesibukan latihan dan bertanding.Apalagi setelah Ernando masuk ke Tim Nasional ,’’ pungkasnya.

Ernandi Ari Sutaryadi bersama rekannya, Diego Alenosa, saat masih di PPLP Jateng.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore