
MONCER: Jay Amru melakukan selebrasi setelah mencetak gol kemenangan Persebaya U-16 di ujung laga melawan Bhayangkara FC U-16. (Persebaya)
JawaPos.com - Di pertandingan pertama, Sabtu (13/1), Persebaya U-16 harus puas dengan hasil imbang 0-0 setelah usaha membangun serangan hingga peluit akhir babak kedua.
Upaya tim asuhan Mat Halil menjebol gawang lawan memang tidak membuahkan hasil, apalagi pertahanan solid Bhayangkara FC membuat Dirga Dwi dan kawan-kawan gagal mencetak gol.
Meskipun masih memimpin klasemen dengan 35 poin dari 17 pertandingan, selisih dua poin dengan Bhayangkara FC di posisi kedua menambah ketegangan.
Melihat peluang lolos ke delapan besar semakin terbuka, Mat Halil mengajak anak-anak asuhnya untuk tampil maksimal di tiga pertandingan terakhir, tanpa terlalu fokus pada poin pesaing.
Menilai performa anak-anaknya yang telah tampil maksimal, Halil menyatakan bahwa fokus utama adalah memberikan yang terbaik di setiap pertandingan mendatang, terutama karena tiga laga terakhir akan dimainkan di kandang sendiri. Itu merupakan suatu keuntungan yang ingin dimaksimalkan oleh tim asuhannya.
“Anak-anak sudah tampil maksimal, saya tetap mengapresiasi. Ke depan anak-anak harus bekerja keras lagi, apalagi di tiga laga terakhir kita bermain home. Ini suatu keuntungan bagi kita,” jelas Mat Halil dilansir dari laman resmi klub.
“Tanpa melihat potensi lolos bagaimana, saya ingin harus tampil maksimal di setiap laga,” sambungnya.
Kemudian pada pertandingan kedua, Minggu (14/1), Persebaya U-16 menunjukkan performa memukau dalam laga ke-18 Elite Pro Academy pada 14 Januari.
Di bawah asuhan Mat Halil, anak-anak muda ini berhasil mengalahkan Bhayangkara FC U-16 dengan skor 2-1, mengamankan tiket menuju babak 8 besar dengan penuh semangat.
Dalam laga sebelumnya, Persebaya U-16 terpaksa harus puas dengan hasil imbang tanpa gol. Namun, kegigihan dan semangat juang mereka kembali terpancar, sekaligus membawa mereka menuju kemenangan yang sangat diinginkan.
Dengan kemenangan tersebut, Persebaya U-16 meraih total 38 poin. Torehan itu membuat mereka tidak tergusur dari posisi dua teratas secara matematis.
Sebagai tim unggulan di Grup C, mereka berhasil mengungguli Bhayangkara FC U-16 yang berada di peringkat kedua dengan 33 poin, serta Bali United FC U-16 di peringkat ketiga dengan 31 poin.
Dengan dua pertandingan tersisa, Persebaya U-16 akan menghadapi Madura United U-16 di kandang sendiri. Mat Halil memberikan motivasi tinggi kepada timnya dengan menyatakan bahwa setiap laga harus dianggap sebagai final.
Mat Halil menekankan kepada para pemainnya untuk menunjukkan mentalitas sebagai pemain pemenang setiap kali menginjakkan kaki di lapangan.
Mat Halil menyebut bahwa kemenangan timnya adalah hasil dari semangat pantang menyerah. Dalam pertandingan tersebut, Persebaya U-16 unggul terlebih dahulu melalui Jay Amru Ghoni pada menit ke-13. Bhayangkara FC U-16 kemudian menyamakan kedudukan melalui Fadly Alberto Henga pada menit ke-50.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
