
PANAS: Francisco Rivera jadi salah satu pemain dengan pelanggaran terbanyak bagi skuad Madura United di Liga 1 Indonesia 2023/2024. (Instagram Francisco Rivera)
JawaPos.com – Madura United tidak hanya menghebohkan dengan gol dan assist, tetapi juga menciptakan ketegangan di lapangan melalui fisik dan ketangguhan.
Enam pemain ini menjadi pilar utama dalam memastikan dominasi di berbagai aspek permainan. Mari kita telusuri profil analisis statistik mereka yang penuh intensitas.
Francisco Rivera: Senjata Andalan dengan Kedisiplinan Terkendali
Francisco Rivera, penyerang berusia 30 tahun, tidak hanya mencetak gol dan assist, tetapi juga menjaga kedisiplinan di lapangan. Dalam 21 penampilannya, dia berhasil mencetak 4 kartu kuning, memberikan 22 tekel, 14 intersep, 2 sapuan. Performa yang intens ini membuatnya menjadi pemain yang tidak bisa diabaikan di setiap pertandingan dengan 39 pelanggaran.
Jacob Mahler: Bek Muda dengan Kepemimpinan
Jacob Mahler, bek berusia 24 tahun, tampil solid di belakang dan tak segan untuk mengejar lawan. Dengan 5 kartu kuning, 57 tekel, 67 intersep, dan 30 sapuan, Jacob Mahler menunjukkan kualitas kepemimpinan di lini belakang. Performa disiplinnya juga tercermin dari jumlah pelanggaran yang cukup tinggi 38.
Fachrudin Aryanto: Pengalaman dan Intensitas di Belakang
Fachrudin Aryanto, bek berusia 35 tahun, membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk tetap intens di lapangan. Dengan 6 kartu kuning dan 1 kartu merah, 25 tekel, 96 intersep, dan 65 sapuan, Fachrudin Aryanto menggambarkan pengalaman dan ketajaman yang konsisten. Meski dengan 1 kartu merah, kehadirannya di lini belakang sangat vital dengan total 30 pelanggaran.
Cleberson: Kalem Namun Intens di Belakang
Cleberson, bek berusia 32 tahun, tampil kalem namun intens di belakang. Dengan 33 tekel, 112 intersep, dan 99 sapuan, Cleberson menjadi garda terdepan yang sulit ditembus. Dalam 22 penampilannya, Cleberson hanya mendapatkan 2 kartu kuning tanpa kartu merah, menunjukkan kedisiplinan dalam bertahan dengan total 25 pelanggaran.
Malik Risaldi: Gelandang Intens dan Kreatif
Malik Risaldi, gelandang berusia 28 tahun, tak hanya menciptakan peluang tetapi juga intens di duel fisik. Dengan 5 kartu kuning, 17 tekel, 14 intersep, dan 4 sapuan, Malik Risaldi menggabungkan kreativitas dengan intensitas. Dalam 21 penampilannya, dia juga melakukan 23 pelanggaran yang mengamankan lini tengah Madura United.
Koko Ari Araya: Pilar Tangguh di Lini Belakang
Koko Ari Araya, bek berusia 24 tahun, memberikan kontribusi tangguh di lini belakang. Dengan 2 kartu kuning, 35 tekel, 47 intersep, dan 26 sapuan, Koko Ari Araya menjadi pemain bertahan yang efektif. Meskipun intens dalam bertahan, Koko Ari Araya juga tampil fair-play dengan hanya melakukan 22 pelanggaran.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
